Category Archives: Iseng

Cara memodifikasi soal matematika

Oleh: Al Jupri

Pertanyaan: Bagaimana sih cara memodifikasi soal matematika itu?

Kata “modifikasi” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia  bermakna “pengubahan” atau “perubahan”. Biasanya bila kita memodifikasi “sesuatu”, maka tindakan ini dapat diartikan sebagai aktivitas mengubah “sesuatu” itu menjadi “sesuatu yang lain”. ‘”Sesuatu yang lain” hasil pengubahan yang dilakukan bisa lebih baik dari aslinya atau bisa pula lebih buruk dari mulanya. Yang sering dilakukan adalah mengubah bentuk asli ke hal yang lebih baik. Tujuannya? Tentu untuk meningkatkan nilai guna dari sesuatu yang kita ubah tersebut untuk mencapai tujuan kita. Contoh, seorang tukang sayur memodifikasi sepeda motor miliknya, yang semula beroda dua, menjadi sepeda roda tiga. Hasil modifikasinya berupa sepeda motor berbentuk becak, sehingga dapat digunakan untuk membawa banyak barang dagangan.

Nah, apakah aktivitas modifikasi itu dapat pula dilakukan dalam matematika? Saya menduga, selama matematika itu dipandang sebagai pengetahuan hasil buah pemikiran manusia, maka jawab dari pertanyaan tersebut adalah “iya”. Bila jawaban pertanyaan ini adalah “iya”, dan dengan merujuk kepada pertanyaan di awal artikel ini, maka bagaimanakah cara memodifikasi soal matematika itu? Sebagai ilustrasi, berikut saya berikan satu contoh. Dengan cara ini, semoga cara yang akan saya paparkan lebih mudah dipahami.

Continue reading

Advertisements

16 Comments

Filed under Bahasa, Harapan, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sastra

Bilangan Bulat Berpangkat Lima

Oleh: Al Jupri

Perhatikan kasus-kasus berikut:

Jika n = 1, maka n^5 = 1^5 = 1.

Jika n = 2, maka n^5 = 2^5 = 32.

Jika n = 3, maka n^5 = 3^5 = 243.

….

Jika n = 10, maka n^5 = 10^5 = 100000.

dan seterusnya.

Berdasarkan kasus-kasus di atas, pola apa yang terbentuk? Apakah kasus-kasus di atas berlaku secara umum untuk sembarang bilangan bulat?

11 Comments

Filed under Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika

Krisis Bawang Merah dan Bawang Putih

Oleh: Al Jupri

Indonesia adalah negeri yang sangat kaya raya. Segala kebutuhan dalam negeri dipenuhi dengan cara membeli ke negeri lain alias impor. Mulai dari peniti, kancing, benang, beras, sayur-mayur, daging sapi, jam tangan, sepeda motor, sampai mobil mewah keluaran terbaru semuanya impor. Ketika ada permasalahan impor, negeri yang kaya raya ini kalang kabut dibuatnya. SBY–presiden yang dipilih oleh 60% rakyat itu–pun dibuat galau dan terpaksa turun tangan. Continue reading

8 Comments

Filed under Bahasa, Curhat, Indonesia, Iseng, Kenangan, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika

Sistem Persamaan

Oleh: Al Jupri

Serius-serius bagi siapa saja yang sedang iseng.

Diketahui sistem persamaan berikut.

a + b + ab= 8

b + c + bc = 15

c + a + ac= 35

Tentukan nilai dari a + b + c + ab.

6 Comments

Filed under Indonesia, Iseng, Matematika SMA, Matematika Universitas, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika

Matematika dalam Debat Calon Presiden 2014

Oleh: Al Jupri

Soal berikut ini berisi kisah futuristik sederhana. Bila ada kesamaan dalam bentuk cerita, nama, dan sebagainya, itu kebetulan belaka. Tidak ada unsur politis, atau unsur-unsur lainnya. Hanya unsur pendidikan saja yang ada, dan sifatnya hiburan semata. Continue reading

11 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Cerpen, Curhat, Harapan, Humor, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SMA, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra, Tokoh

Mana yang lebih dekat?

Oleh: Al Jupri

Kereta A berangkat dari Semarang menuju Jakarta dengan kecepatan rata-rata 65 km/jam. Sementara itu, kereta B berangkat dari Jakarta menuju Semarang satu jam setelah kereta A berangkat dengan kecepatan rata-rata 70 km/jam. Ketika kedua kereta berpapasan, kereta manakah yang lebih dekat jaraknya ke Semarang?

Kepada para pembaca sekalian, silakan tulis jawabannya di kolom komentar ya. Terima kasih.

12 Comments

Filed under Indonesia, Iseng, Matematika SD, Matematika SMP, Menulis, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains

Matematika Dalam Satu Kedipan Mata

Oleh: Al Jupri

Bagi Anda yang sudah pernah duduk di bangku SMA, apalagi yang masuk program IPA, kemungkinan besar akan  mampu menyelesaikan soal pertidaksamaan linear satu variabel (PtLSV) dengan mudah. Sebabnya karena topik ini adalah topik dasar yang sudah dipelajari sejak bangku SMP.

Sebagai contoh, dengan “satu kedipan mata”, saya yakin para lulusan SMA program IPA itu akan mampu menyelesaikan pertidaksamaan-pertidaksamaan linear satu variabel berikut:

(i) 2x+1 > 0

(ii) 2011x + 2012 < 2013x + 2014

Timbul satu pertanyaan: Walau PtLSV hanyalah materi untuk siswa SMP, saya ingin tahu soal PtLSV seperti apa yang sedikit menguji pemahaman siswa, termasuk siswa  SMA?

Dengan bantuan mesin pencari, saya menemukan soal yang mirip soal berikut:

 Jika penyelesaian pertidaksamaan px+ q < 0 adalah x > 3/4, maka tentukanlah penyelesaian pertidaksamaan  qx+p < 0.

Bagi saya, soal seperti ini cukup menggelitik pemahaman siswa, apakah mereka benar-benar memahami topik pertidaksamaan linaer satu variabel atau tidak.

Apa pendapat Anda? Masihkah berpendapat soal PtLSV dapat diselesaikan dalam satu kedipan mata?

Catatan: Jika Anda punya soal PtLSV yang menarik, boleh beri tahu saya… terima kasih.

7 Comments

Filed under Curhat, Indonesia, Iseng, Kenangan, Matematika, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains