Cara Jitu Membalas Rindu, Bagaimana?

Oleh:  Al Jupri

Tak seperti biasanya, hari ini, istri saya berkali-kali mengungkapkan rasa rindu pada saya. Rasa rindu yang menggebu, yang sangat berharap untuk segera bertemu. Rasa rindu yang hanya bisa diobati bila kami bersatu?

Sebagai dua insan yang terpisah puluhan ribu kilometer jauhnya, kami sungguh  berat merasakannya. Berat yang seberat-beratnya. Berat yang tiada terkira-kira, hingga tak ada timbangan yang mampu mengukurnya. Namun, demi mengemban tugas negara, kami harus rela terpisah untuk beberapa waktu lamanya.

Lantas, bagaimana saya membalas ungkapan-ungkapan rindunya itu?

Istri saya tahu bahwa saya bukanlah sastrawan yang mampu mengungkapkan isi hati dengan untaian kata yang memikat. Bukan pujangga yang mampu merangkai kata bak mutiara. Saya pun tak memiliki talenta sehebat dirinya, yang piawai menganyam kata dengan indah nan dalam maknanya. Yang saya tahu, istri saya mengharap sedikit balasan rindu dari saya.

Tanpa berpanjang kata lagi, berikut adalah balasan ungkapan rindu yang saya buat khusus untuk istri saya yang cantik itu.

4^0 = 1 [baca: empat pangkat nol sama dengan satu]

3^0 = 1

2^0 = 1

1^0 = 1

Yang perlu kamu tahu, kaulah satu-satunya yang kurindu.

Semoga ungkapan ini sedikit mengobati rasa rindunya. I do miss you Rahma Mauhibah… :* :* :*

11 Comments

Filed under Bahasa, Curhat, Indonesia, Matematika, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Tokoh

11 responses to “Cara Jitu Membalas Rindu, Bagaimana?

  1. What language is this? I paste some text in google translate and it does not detect it.

  2. obatnya gampang, pak jupri, ketemu, hehe …. btw, saya malah jadi ikutan kangen sama pak jupri dan mbak hibah. kapan bisa ketemuan lagi, ya?

  3. nadiaananda

    Jika Ane Jadi Penulis Pasti ane mau belajar dari ente gan..🙂

  4. wah.. Baru ngeh saya kalau apapun berpangkat nol itu hasilnya satu… Sangat romantis dan filosofis ungkapan rindunya..🙂

  5. siscaamellya

    Yang Sepi ini sedang ditemai oleh secangkir Kopi dan Sebatang Rokok.. Namun Ditambah Baca Artikel.. Mancaaapppp..😛

  6. kereeen…
    ga kepikiran….
    hehehe…

  7. tak terdefinisi

    kalau rindu jangan ketemu.. itu akan memperparah rindunya ketika harus meninggalkannya kembali.. tapi kalo memang ketemu dan menetap dalam waktu yang lama,, segeralh bertemu… heheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s