Monthly Archives: November 2008

Saat Pertama Bilang, “I Love You”

Oleh Al Jupri

“Lho kok kamu sudah pulang? Ini kan masih jam ‘setengah sepuluh’, belum jam sepuluh?” tanya Muiz, seorang siswa kelas 3 SD saat istirahat sekolah, ketika melihat saya keluar ruang kelas menenteng tas. Muiz adalah salah seorang teman bermain saat saya kelas 1 SD dulu, sekitar tahun 1989. Walaupun  saat itu masih kelas 1 SD, tapi teman bermain saya banyak yang lebih tua dari saya. Termasuk si Muiz yang kelasnya dua tingkat di atas saya.

“Iya dong, saya kan dapat 10, bener semua ngerjain soal matematikanya,” jawab saya bangga. Kemudian,  seperti sifat anak-anak lainnya, saya pun memamerkan soal-soal matematika yang mendapat nilai 10 tersebut.

Ya, begitulah pengalaman yang pernah dan sering saya alami saat SD dulu–di salah satu SD kampung  di ujung barat pulau Jawa. Bila kita mampu mengerjakan semua soal matematika dengan benar, menjelang waktu pulang, maka kita dipersilakan pulang terlebih dulu oleh ibu atau bapak guru kita. Sedangkan bila belum bisa, maka pulangnya sesuai jadwal, bahkan lebih lama lagi.

Muiz: “Aaaaah itu kan gampang soalnya, cuma tambah-tambahan aja. Kalau cuma itu sih saya juga bisa!”

Saya: “Tapi kan yang bisa di kelas, saya duluan!”

Muiz: “Kamu pasti ga bisa ngerjain kali-kalian.”

Saya: “Kali-kalian itu apa?” Continue reading

Advertisements

38 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Harapan, Matematika, Matematika SD, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sastra, Tokoh

Paradoks Cinta: Jarak antara Dua Hati

Oleh Al Jupri

Seringkali antara dua kekasih, antara dua insan yang saling mencintai, terpisahkan oleh jarak. Gara-gara jarak hubungan bisa jadi perlahan melemah, bahkan purna, berakhir karena tidak ada titik temu.

Satu cara yang sering dilakukan oleh mereka yang saling mencintai namun terpisahkan oleh jarak adalah dengan saling berkomunikasi sebaik mungkin. Komunikasi adalah usaha untuk merekatkan hati yang dipisahkan oleh jarak.

Dalam budaya Indonesia, bila dua orang yang saling mencintai, maka pihak prialah yang cenderung aktif, mengejar pihak wanita yang dicintainya. Dan itu sudah lumrah, lazim di negeri kita yang menjunjung budaya ketimuran yang terkenal santun. Namun seringkali sang wanita seringkali malu-malu, dia akan sengaja lari minta dikejar. :mrgreen:

Hal tersebut berlaku pula saat jarak memisahkan dua hati yang saling mencintai tersebut. Pihak pria harus lebih aktif mengejar wanitanya. Ya, mengejar sang wanita dengan cara mengambil inisiatif untuk berkomunikasi. Seintensif mungkin, seberkualitas mungkin! Agar dia mampu mengejar hati sang wanita dan  tetap mendapatkannya. Tapi hal ini tidak mudah! Seringkali walau sang pria  sudah  berupaya, tapi sepertinya sulit menggapainya. Apa sebabnya? Adakah penjelasan matematisnya? Continue reading

28 Comments

Filed under Curhat, Fisika, Harapan, Humor, Iseng, Matematika, Matematika SMA, Matematika Universitas, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra

Pembahasan Beberapa Contoh Soal Tes CPNS*

Oleh Al Jupri

Lebih dari setahun yang lalu, saya pernah menulis artikel: “Cara Agar Lulus Tes CPNS*, Bagaimana?” Ternyata artikel tersebut mendapat sambutan sangat hangat dari para pembaca yang berasal dari berbagai pelosok tanah air, yang mendamparkan dirinya di dunia maya ini. Ada yang berterimakasih. Ada yang biasa-biasa alias cuek. Tapi ada juga yang kecewa.

Untuk pembaca golongan pertama, saya hanya bisa mengatakan,”Saya sangat bahagia bisa sedikit berbagi!” Untuk golongan kedua, saya sangat berterimakasih karena sudah mau membaca dan berkomentar di blog ini. 😀

Lalu untuk pembaca yang ketiga, apa tanggapan saya? Continue reading

36 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Curhat, Harapan, Iseng, Matematika, Matematika SD, Matematika SMP, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sastra

Perbedaan dalam Taraf Berpikir

Oleh Al Jupri

Sebagai guru, seringkali kita merasa kesal dengan siswa-siswi kita yang tidak kunjung mengerti dengan apa yang telah kita jelaskan. Padahal kita sudah dengan segenap kemampuan berusaha menjelaskannya. Apa sebabnya? Continue reading

12 Comments

Filed under Bahasa, Curhat, Harapan, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SD, Matematika SMP, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan