Soal yang “Secantik” Wanita

Oleh: Al Jupri

Beberapa waktu yang lalu, saya ditugasi untuk memeriksa (mengoreksi) lembar jawaban dua orang mahasiswa yang berminat pindah program studi. Dari program studi lama* ke program studi yang baru di Jurusan Pendidikan Matematika, Universitas Pendidikan Indonesia.

Di lembar soal, saya lihat ada 40 soal berbentuk multiple choice, dan 3 soal lainnya berbentuk essay. Bila dilihat dari materi yang diujikan, materinya mencakup sebagian materi matematika tingkat SMP dan SMA serta sebagian lagi materi matematika untuk tahun pertama di Jurusan Pendidikan Matematika. Dan bila dilihat dari tingkat kesukaran, saya pikir, sedikit lebih sulit daripada soal-soal SPMB**.

Menariknya, saat saya akan mengoreksi dan meminta kunci jawaban soal tes pada pimpinan jurusan, kunci jawabannya “tidak ada”.

“Ada nih kunci jawabannya, Pri! Tapi…”

“Tapi apa Pak?” tanya saya.

“Tapi, kunci jawaban ini untuk lembar soal yang lama, bukan untuk soal yang diujikan ke kedua mahasiswa tadi, Pri. Ya, walaupun soal-soalnya sama, tapi telanjur sudah ditukar posisi soalnya.” Begitu sang pimpinan jurusan menjelaskan duduk persoalannya.

“Ya…, bapak. Jadi saya harus bikin kunci jawaban yang baru nih?” tanya saya agak sedikit kecewa.

“Ya, wayahnya aja Pri…”πŸ˜€

Mengingat kenyataan tersebut, dengan sedikit terpaksa dan kecewa, saya pun mengerjakan tugas yang sudah diamanahkan. Sayapun membuat kunci jawaban.

Satu-persatu soal saya jawab. Dari sekian banyak soal yang menarik, ada satu soal multiple choice yang sangat sederhana, namun cukup menggelitik saya. Soalnya itu begini***:

Sebuah wadah berbentuk bola. Wadah tersebut diisi air sebagian. Ternyata tinggi air dalam wadah itu adalah 8 cm. Sedangkan diameter permukaan air dalam wadah tersebut adalah 24 cm. Berapa volume air maksimum yang dapat ditampung dalam wadah tersebut?

Untuk menjawab soal tersebut, saya pikir, diperlukan sedikit pengetahuan geometri tingkat SMP atau SMA Kali ya(?). Dengan sedikit usaha, soal tersebut dapat diilustrasikan dengan gambar berikut.

Dengan sedikit mengerutkan dahi dan melakukan perhitungan sederhana, saya yakin Anda pun akan berhasil menjawabnya. Mau tahu enggak jawabannya?

Mungkin bagi Anda yang jenius, alias super cerdas, soal tersebut biasa-biasa saja. Tapi, bagi saya, soal tersebut cukup menarik, elegan alias anggun. Menariknya karena informasi yang diberikan sangat simple. Tapi di balik kesederhanaannya, tersembunyi ‘hal’ yang menarik. Soal tersebut secara implisit memaksa saya untuk berpikir sederhana agar dapat menjawabnya. Ah pokoknya, bagi saya, menarik saja.

Saya barangkali tak mampu mengungkapkan secara gamblang kenapa soal tersebut menarik. Saya hanya bisa mengatakan bahwa saat saya berhasil menyelesaikan soal tersebut, saya terpaksa tersenyum, terheran-heran dan kagum dengan kesederhanaannya. Ya, saya kepincut dengan keanggunan soal tersebut. Walaupun soal tersebut bukanlah soal tersulit yang ada di lembar soal, yang diujikan, tapi saya menyukainya.

Barangkali ungkapan, bernada hiperbolik, yang bisa saya katakan adalah bahwa soal tersebut bisa dikatakan sebagai soal yang “cantik”. Ya, soal ‘cantik’ yang secantik wanita barangkali. He he he…πŸ˜€

***

Sambil membuat kunci jawaban saya berpikir. Sepertinya saya sedang dites lagi nih. Ya, dites apakah saya layak berada di lingkungan kerja saya saat ini atau tidak. Hue he he he…πŸ˜€:mrgreen:

Setelah selesai membuat kunci jawaban, dengan segera lembar jawaban kedua mahasiswa yang ditespun saya periksa. Saya yakin mereka berdo’a dan berharap agar mereka diterima di program studi baru di Jurusan Pendidikan Matematika yang mereka dambakan. Iya Kan?

=======================================================

Ya sudah, segitu saja dulu perjumpaan kita kali ini. Mudah-mudahan artikel ini ada manfaatnya. Amin. Sampai jumpa di artikel mendatang.

Catatan:

*Jurusan dan program lama kedua mahasiswa tersebut sengaja dirahasiakan.

**SPMB = Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru. Sekarang namanya diganti jadi SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

***Soal sedikit diubah dari aslinya, dengan tidak mengurangi kualitas soal tentunya.

25 Comments

Filed under Cerita Menarik, Curhat, Harapan, Iseng, Matematika, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan

25 responses to “Soal yang “Secantik” Wanita

  1. Pertamaaaaa..
    wah, matematika semakin digemari n menarik perhatian sampe2 ada yang mau pindah jurusan gt..
    semoga 2 mhs itu diterima. aminπŸ™‚

  2. Hehehe… iya nih…. soalnya gampang2 syusyah…. hehehe…. Maklum udah lama nggak latihan hehehe…. coba deh nanti iseng2 aku kerjain soalnya…..

    Omong2 kalo ada soal2 bagus kenapa dibilangnya “soal cantik” ya?? Kenapa nggak ada “soal ganteng” atau “soal tampan” ya?? Juga pada waktu main bola: “Sebuah umpan cantik kepada Ronaldo” kok bukannya “Sebuah umpan ganteng kepada Ronaldo”. Mungkin karena Ronaldonya cowok. Kalo yang main cewek?? Tetep aja “umpan yang cantik” juga hehehe…….

  3. hmm.. wah..wah.. dah megang kalkulator, ngejalanin software matlab di komputer, dan memegang secarik kertas (buat kipas2).. teteup saja syusahh gak bisa kejawab (…clingak-clinguk garuk2 kepala…)

  4. Beberapa jam saya coba ngerjain dengan mikir2in tembereng dan juring bola tapi rasanya terlalu rumit. Iya kan? Kasih clue dong pak. Hehe. Kalo yang ada di kepala saya, hal yang paling sederhana itu bahwa diameter vertikal dan horizontal itu akan berpotongan tepat di tengah dan nilainya pasti sama *ya iyalah* sedangkan data yang tersedia nilainya masih beda (8 dan 12)

    Mau cluenyaaaaa…😦

  5. SatriaK

    r := jari-jari bola = diameter/2

    (r-8)(r-8) + (24/2)(24/2) = (r)(r)
    (r.r – 16r + 64) + 144 = r.r
    16r = 208

    r = 13 cm

  6. SatriaK

    Kira-kira begini.

    r := jari-jari bola = diameter/2

    (r-8)(r-8 ) + (24/2)(24/2) = (r)(r)
    (r.r – 16r + 64) + 144 = r.r
    16r = 208

    r = 13 cm

  7. SatriaK

    Btw, itu ada emoticon berhubung saya ketik 8 dan ) berturutan. Dan persamaan di atas tentu pakai aturan Phytagoras.

    Klo udah tau clue-nya, bisa selesai kurang dari 30 detik.

  8. Kalo permainan Sudoku termasuk permainan matematika yang menarik gak Om Jupri ? Kayak yang ada di siniπŸ˜€

  9. @eNPe: iya pertama… mmmm diterima ga ya mhswa tsbt?πŸ˜€

    @Yari NK: Iya ya? Nanti deh kalau ada lagi saya sebut soal ganteng. Tapi, nanti dikira … .. apa-apa.. hiiiiy.. wakakakakak…πŸ˜€

    @gunawanwe: tuh sudah ada yang jawab…

    @christibiastika: Udah tuh, udah ada yang bantuin ngejawab (lihat di komentar di bawah mu).πŸ˜€

    @Satria K: Makasih jawabannya….. sudah bener prosesnya. Dan yang kamu kerjakan itulah yang terpenting dalam menjawab soal ini (walau belum menjawab soal).πŸ˜€

    @Supriman: menarik.πŸ˜€

  10. Hehehe dimaklumi judulnya karena yang menulis laki-laki

    *tapi nomer hp gak ada yg dibilang nomer cantik biarpun yg pegang wanita?*

    Kali ini gak ikutan jawab karena udah lupa rumus-rumus kuncinya.

    @Supriman, nah ini dia yang saya cari…Kalo mas Al sebelum tidur senang baca dongeng, kalo saya sebelum tidur ngisi sudoku duluπŸ˜€

  11. Johan

    Pertama kali saya lihat soal ini waktu SD. Saya kira harus pakai kalkulus. Sampai sekarang saya belum pernah coba kerjain, soalnya malas. Ternyata cuma pakai teorema dasar kayak Pythagoras.πŸ˜€

    Thanks buat yang udah kasih solusinya.πŸ™‚

  12. Kenapa, ya, kok soalnya abstrak gitu, nggak diselaraskan dengan kenyataan. Misalnya, “sebuah wadah”. Mengapa bukan “sebuah penampung air di desa Duwet, Wonosari, Gunungkidul”? Apakah para mahasiswa matematika tidak dibiasakan berpikir konkret?

  13. Johan

    @M Shodiq Mustika: Menurut saya, matematika itu beda dengan fisika atau engineering. Dalam fisika atau engineering, kita melakukan perhitungan yang ada di kehidupan nyata. Tapi, dalam matematika, kita melakukan problem solving cuma untuk having fun. Paling tidak, buat saya begitu.πŸ™‚

  14. adipati kademangan

    Soal yang cantik ya. Saya masih tidak bisa melihat sisi cantik nya. Di beberapa postingan pak Al-Jupri disini ada yang menyebutkan soal cantik tetapi ya gitu, tidak (atau belum) memberitahukan kecantikannya dimana.
    seperti pada postingan “Cantik itu relatif” sampai sekarang belum ditunjukkan.
    Postingan “Jawabannya 4 dan 9” meskipun dijawab disini “Jawaban pertanyaan tom (cara biasa)” tetapi masih tidak (atau belum) menunjukkan letak kecantikannya.

    Apakah postingan ini akan cantik dengan rasa penasaran dari pembacanya, kita tunggu pemilik blog nya memberitahukanya.

  15. I MORRIES POHAN

    AJARIN DONG BAGI-BAGIAN
    KAN SAYA SUDAH NAU KELAS DUA
    TOLONG YA….

  16. Wah wah lagi hanya bisa menikmati ‘Si Cantik’; habis ngebahasnya ngak mampu

  17. @Johan: Awalnya, saya pun berpikiran sama (saya pikir pakai Kalkulus, tapi kok ada data yang kurang). Trus, saya ganti pola pikirnya (dengan yang sederhana), baru deh bisa.πŸ˜€

    @M. Shodiq Mustika: Mmm… barangkali karena si pembuat soal terbiasa berpikir abstrak. Dan tidak tahu tentang masalah air di Gunung Kidul.πŸ˜€

    @Adipati Kademangan: Mmmm… gemana ya? Mungkin karena cantik itu relatif…πŸ˜€

    @I MORRIES POHAN: Bagi2an apa? Bilangan, atau polynom?πŸ˜€

    @Ersis Warmansyah Abbas: Makasih Pak, selamat menikmati.πŸ˜€

  18. lhaaaaa penasaran tak baca sampai tamat ternyata ga ada jawabannya…

  19. Jadi bagaimana jawabannya yang bener nih kang Jupri?? Saya udah coba tapi kok lumayan susah ya…..

    Kalau cuma Pythagorasnya saja seperti di atas sih saya udah ketemu dari awal2nya…. saya juga udah ketemu volume air dalam wadah bola tersebut…. tapi belum ketemu volume bolanya…. hehehe…:mrgreen:

  20. hmm.. soalnya ‘cantik’ secantik blog-nya

  21. ketemu. Tapi nggak tahu jawabannya benar apa salah. Saya hitung R=13 cm. Kalau sudah ketemu R nya, volume bola bisa dihitung. Tapi saya nggak pakai Pythagoras, pakai rumus “Intersecting Chords” ab = cd.

    Bener nggak?❓ **jadi penasaran**

  22. @Suro Agung: Udah ada yang memberi clue (petunjuk) untuk menjawabnya…πŸ˜€

    @inos: terimakasih..πŸ˜€

    @Yari NK: Iya, jari-jari wadah berbentuk bola itu adalah 13 cm.πŸ˜€

  23. randy

    setuju om…soalnya keren…

  24. anton

    i fuck indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s