Monthly Archives: February 2008

Jangan “Seperti” Ilmu Padi

Oleh: Al Jupri

Seperti ilmu padi, kian berisi kian merunduk.

Ya, demikian pribahasa yang sering diungkapkan untuk menggambarkan seseorang yang makin tinggi ilmunya, makin banyak pengetahuannya, maka dia makin rendah hati, tidak sombong, dan tidak membangga-banggakan dirinya. Sifat-sifat seperti ini tentunya sangat terpuji, disuka oleh (hampir) semua orang, dan tentunya pula sesuai tuntunan ajaran agama (Islam). Karenanya perlu kita saya contoh.

Hampir bertolak belakang artinya dengan pribahasa tadi, ada juga pribahasa yang tak kalah populernya yaitu:

Tong kosong nyaring bunyinya.

Pribahasa ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang banyak bicara matematika tetapi sebetulnya miskin ilmu, fakir pengetahuan, sempit wawasan, tetapi suka sombong dan sering membangga-banggakan dirinya. Sifat-sifat seperti ini selain tidak disukai oleh kebanyakan orang, tidak terpuji, tentunya juga tidak layak kita saya teladani.

Terkait dengan kedua pribahasa tersebut, ada satu pertanyaan yang mengusik saya. Continue reading

Advertisements

27 Comments

Filed under Bahasa, Curhat, Fisika, Harapan, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SD, Matematika SMP, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra

Cerita Narsisme “15”

Oleh: Al Jupri

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,* kata narsisme memiliki dua arti. Arti yang pertama, narsisme adalah hal (keadaan) mencintai diri sendiri secara berlebihan. Sedangkan arti yang kedua, narsisme adalah hal (keadaan) mempunyai kecenderungan (keinginan) seksual dengan diri sendiri.

Di artikel ini, seperti yang sudah biasa dilakukan para bloger lain, saya akan bercerita narsisme sesuai arti pertama. Sedangkan untuk arti narsisme yang kedua, saya tidak punya cerita.

Baiklah, saya mulai saja ceritanya ya? Cerita tentang apa? Kalau mau tahu, teruskan bacanya dooong… :mrgreen: Continue reading

17 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Curhat, Harapan, Iseng, Kenangan, Matematika, Matematika SD, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sastra

Dari Anekdot Sampai “Penggalian” Matematika

Oleh: Al Jupri

Langsung saja, silakan baca anekdot* berikut ini!

At a natural history museum a visitor asks the porter how old the dinosaur exhibit is. The porter answers: “70 million and 4 years.” He continues when he sees how surprised the visitor is: “Yes, because when I started working here four years ago, they told me the dinosaur was 70 million years old…”

Hahahahahaha… 😀 :mrgreen:

Entahlah, saya tidak tahu apakah Anda tertawa atau tidak setelah membaca anekdot tersebut. Tapi yang jelas, saya ngakak dibuatnya. :mrgreen: Continue reading

17 Comments

Filed under Cerita Menarik, Curhat, Humor, Iseng, Matematika, Matematika SD, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sastra

Ngegombal dengan Matematika

Oleh: Al Jupri

(Peringatan: Artikel ini untuk para pembaca yang sudah berumur di atas 17 tahun. Bagi pembaca yang masih di bawah umur, silakan minta untuk didampingi orang tua! :mrgreen: Tapi, yang jelas, isi artikel ini bukanlah hal-hal yang berbau mesum. Tidak berisi hal-hal yang berbau porno. Tidak pula berisi gambar-gambar seronok, bugil, menantang, atau yang lainnya. Artikel ini, sebagiannya berisi cerita yang diangkat dari kisah nyata. Karena itu saya ucapkan terimakasih pada pihak-pihak yang telah mengijinkan cerita ini untuk dibuat. Dan, saya berharap semoga cerita ini bermanfaat! 😀 )

“Kang, gombal itu apa sih artinya?” Continue reading

32 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Cerpen, Curhat, Iseng, Matematika, Matematika SMP, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Renungan, Sastra