Jawaban Pertanyaan Tom (Cara Biasa)

Oleh: Al Jupri

Cerita berikut ini adalah lanjutan dari cerita: Jawabannya 4 dan 9

Di ruang guru, Pak Syahrudin mendiskusikan pertanyaan yang diajukan Tom dengan guru-guru matematika yang lain.

Oh, iya. Pertanyaan dari Tom itu begini:

Bilangan berapa saja yang bila dijumlahkan hasilnya 4 tapi bila dikalikan hasilnya 18? Atau bila ditulis dengan simbol begini soalnya.

m+n = 4 dan m.n = 18

Sebetulnya pertanyaan tersebut mudah dijawab oleh Pak Syahrudin, tetapi jawabannya mencakup content matematika di luar cakupan matematika tingkat SMP. Makanya Pak Syahrudin tak langsung menjawabnya di kelas. Beliau perlu masukan dari guru matematika lain bagaimana menjawab pertanyaan yang diajukan salah satu murid terbaiknya itu.

Bila dijawab dengan cara yang sudah biasa diketahui, caranya seperti berikut ini (bagi yang tidak berminat tidak usah membacanya).

Since m + n = 4, then n = 4 - m. Substituting this to m.n = 18, we obtain m(4-m) = 18. Doing a little computation we obtain m^2 - 4m + 18 =0. Using the quadratic formula, we have solutions m = 2 + i\sqrt{14} and m = 2 - i\sqrt{14}.

For m = 2 + i\sqrt{14} then n = 2 - i\sqrt{14}

For m = 2 - i\sqrt{14} then n = 2 + i\sqrt{14}

(Mohon maaf bagi penutur bahasa Indonesia tulen, saya lagi ingin menulis jawaban ini dalam bahasa wong bule.… ).😀

Jawaban pertanyaan Tom itu dalam bentuk bilangan complex, makanya tidak langsung dibahas di kelas oleh Pak Syahrudin.

“Iya nih, kalau saya jawab dengan cara biasa, maka hasilnya adalah bilangan complex,” begitu kata Pak Syahrudin pada Pak Bangun salah seorang guru matematika lainnya.

“Iya juga ya,” Pak Bangun setuju, sambil melihat pertanyaan dan hasil perhitungan Pak Syahrudin.

“Kalau begitu, menurut bapak, cara penyampaiannya bagaimana nih? Jawaban soal ini dalam bentuk bilangan kompleks (biasa dikenal dengan jawaban yang imajiner) itukan setidaknya mulai dikenal sejak tingkat SMA, bahkan umumnya baru dikenal di tingkat perguruan tinggi,” lanjut Pak Syahrudin.

Pak Bangun tampak berpikir, diam! Pak Syahrudin, juga berpikir, tapi sepertinya menunggu pendapat Pak Bangun.

Guru-guru matematika yang lain ikutan nimbrung. Melihat permasalahan yang diajukan si Tom yang sedang dibahas oleh Pak Syahrudin dan Pak Bangun.

Terjadilah diskusi yang ramai. (Ini jarang-jarang lho, biasanya di ruang guru itu banyaknya ngegosip… sok tahu ya saya ini?😀 )

[ Bersambung…]

Ya sudah, segitu dulu ceritanya ya. Nanti saya sambung lagi deh…. Mudah-mudahan cerita ini ada manfaatnya bagi para pembaca pada umumnya, bagi guru pada khususnya, dan bagi para guru matematika (sangat) khususnya. Amin.

=======================================================

Oh, iya. Ada yang menarik nih! (Menarik engga ya?)

Sambil menulis artikel ini, saya chatting sama beberapa teman. Salah seorang teman saya bertanya sambil becanda. Begini pertanyaan dan jawabannya.

Teman saya: “Menurutmu: bagaimana suara orang bertepuk dengan satu tangan?”

Jawaban saya: “Eeeeuh eeeuh eeeuh eeeuh.”

Teman saya: “Kok bisa?”

Jawaban saya: “Ya iya laaaaaaah, kan suara orangnya, bukan suara tepukannya.”

Teman saya:”😀 “

14 Comments

Filed under Bahasa, Iseng, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan

14 responses to “Jawaban Pertanyaan Tom (Cara Biasa)

  1. Ya itu tadi…. saya juga curiga…. pasti ini jawabannya pakai ‘i’ seperti di komen saya waktu itu. Habisnya dikirain jawaban anak SD model Tom, moso pakai jawaban ‘i’ sih! Apa anak SD sekarang udah diajarin ‘i’ kali ya?:mrgreen:

  2. pentatrick! sekaligus menguasai recent comment dalam satu titik waktu! Huehehehe…:mrgreen:😳

  3. @Yari NK: Biar tidak menguasai recent comments, saya kasih komen. Oh, iya. Di artikel ini saya hanya menampilkan cara biasa. Sedangkan cara yang (menurut saya) cantik sengaja belum ditampilkan.😀

  4. Ada cara yang lebih singkat lagi ngga ?? ada kayaknya, ehehehe

  5. cara saya gak masuk hitungan ya…🙂

  6. mezzalena

    kok yang cantik sengaja gak dimunculin sekarang? kapan?
    btw, cerita para guru yang diskusi rame2 pas istirahat… ku pernah lihat pas SMA, guru matematika ku diskusi gara 2 masalah limit dan turunan. waktu itu, cotoh soal turunan yang diberikan dikerjakan pake definisinya dari limit. aku gak nyambung banget … kok bisa ya …. ternyata mereka bingung mo jelasin ke aku dengan cara apa, coz definisi limit baru akan diterima ntar lo dah di perguruan tinggi … akhirnya, guruku jawab: “pasti suatu saat mezza…” dan kubilang “Ughh”

  7. mezzalena

    O iya, … kapan2 posting tentang kalkulus ya, pak?

  8. adipati kademangan

    nah ini maksudku yang bikin aku penasaran
    kalo masalah bilangan imajiner kan dah kejawab sejak soal dimunculkan, tetapi “angka cantik” yang dimaksud ini teteup bikin penasaran kan ….

  9. supriman

    Biar telat, komen jalan teruss aahh…..

    Bilangan Complex –> Kayak problem hidup aja yang emang kompleks bgt

    Cara yang lebih singkat –> Pake program komputer😀

  10. supriman

    Pusssiiing….:-/
    Nyonteek aahhh (MODE larak-lirik ON)

  11. ar rasyid

    assalamu’alaikum…
    wah ternyata saya telat ya om jupri
    soal dari Tom udah dpecahkan…..
    kalau misalnya saya punya permasalahan yang belum bisa dipecahkan, apa saya boleh minta bantuan Pak Syahrudin dan Tom?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s