Puasa, Haji dan Operasi Bilangan

Oleh: Al Jupri

Malam ini 9 September 2007, setelah lelah mengerjakan tugas dunia nyata, selepas sholat isya saya buka Al Qur’an. Saya baca beberapa ayat di dalamnya.

Setelah melantunkan beberapa ayat Al Qur’an yang mulia itu, saya baru teringat kalau beberapa hari lagi bulan Ramadhan akan tiba. Segera saya lanjutkan membuka ayat-ayat yang mewajibkan kita, selaku orang beriman, untuk berpuasa di bulan yang mulia itu. Ya, puasa Ramadhan namanya.

Ayat Al Qur’an yang mewajibkan kita berpuasa itu, salah satunya adalah ayat 183 surat Al Baqarah seperti berikut ini.

 

Terjemahnya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS. 2:183)

Ya, untuk tahun ini, pertama kalinya dalam hidup ini, insya Allah, saya akan menunaikan ibadah puasa di negeri asing. Jauh dari kedua orang tua, teteh, adik-adik, dan kerabat lainnya. Terbersit rasa kangen yang sangat mendalam. Ingin rasanya bertemu dan bercengkrama dengan mereka. Sedih juga rasanya.

Ayat 183 hingga 188 Al Baqarah pun saya baca, tak terkecuali terjemahnya. Saya baca pelan-pelan, dan saya rasakan cukup mudah saya pahami terjemahnya. Silakan pembaca juga boleh mencobanya. Insya Allah mudah dimengerti. Coba saja langsung baca di alamat ini sekarang: http://quran.kawanda.net/

Menjelang selesai baca terjemah ayat-ayat tersebut, ingatan saya menerawang jauh beberapa tahun ke belakang, teringat akan sebuah ceramah dari seseorang yang sangat dikenal Dr. KH. Didin Hafiduddin yang beliau sampaikan di awal bulan Syawal, ceramah setelah Ramadhan. Aneh!

Salah satu isi ceramah yang beliau sampaikan yakni terkait dengan ibadah wajib lain setelah puasa. Ya ibadah haji (ibadah wajib bagi yang “mampu” melaksanakannya). Ayat yang berisi tentang ibadah haji ini, salah satunya adalah terdapat dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 196 seperti berikut ini.

 

Terjemahnya: Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah. Jika kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau karena sakit), maka (sembelihlah) kurban yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu, sebelum kurban sampai ke tempat penyembelihannya. Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), maka wajiblah atasnya berfidyah, yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkurban. Apabila kamu telah (merasa) aman, maka bagi siapa yang ingin mengerjakan Umrah sebelum Haji (di dalam bulan Haji), (wajiblah ia menyembelih) kurban yang mudah didapat. Tetapi jika ia tidak menemukan (binatang kurban atau tidak mampu), maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari (lagi) apabila kamu telah pulang kembali. Itulah sepuluh (hari) yang sempurna. Demikian itu (kewajiban membayar fidyah) bagi orang-orang yang keluarganya tidak berada (di sekitar) Masjidil Haram (orang-orang yang bukan penduduk kota Mekkah). Dan bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksaan-Nya. (QS. 2:196)

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah, rupanya ingatan akan ceramah itu membuka jalan bagi saya untuk menuliskannya di blog bicara matematika ini, karena di dalam ayat 196 surat Al Baqarah ini secara eksplisit mengajarkan pada kita tentang matematika (lihat terjemah ayat yang berwarna merah). Apa itu?

Ya, secara eksplisit ayat Al Qur’an tersebut mengajarkan pada kita bahwa “3 + 7 = 10”. Kita pun tentu tak sukar memahami operasi penjumlahan ini. Anak SD kelas satu pun, insya Allah, bisa memahaminya. Betul? Sangat sederhana bukan? Ya kesederhanaan yang luar biasa. Apatah ada kitab lain di dunia ini yang mampu menandingi kesederhanaan sekaligus keluar-biasaan Al Qur’an ini?

Dari operasi “3 + 7 = 10” yang secara eksplisit tercantum dalam Al Qur’an tersebut, harusnya hujan inspirasi pun datang dengan derasnya. Salah satunya, dapat dijadikan oleh kita selaku guru matematika, sebagai pemompa motivasi untuk mengembangkan beragam permasalahan/soal matematika yang cerdas, kreatif, menantang, namun cukup sederhana dan tak berbelit-belit.

Contoh sederhana soal matematika yang dapat dikembangkan itu seperti berikut ini.

Pertanyaan: Isilah titik-titik pada tiap soal berikut dengan operasi tambah (+), kurang (-), kali (\times), atau bagi (: ).

Soal-soal:

1. 3 ... 4 = 5 ... 7

2. 7 ... 4 = 35... 7

3. 42... 3 = 12 ... 2

4. 12 ... 40 = 13 ... 4

5. 24 ... 26 = 25 ... 23

Contoh penyelesaian, soal 1. 3 \times 4 = 5 + 7.

=======================================================

Ya sudah, sampai di sini dulu ya ceritanya. Sampai jumpa di tulisan berikutnya. Mohon maaf bila selama ini ada perkataan yang kurang berkenan di hati pembaca sekalian. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Mudah-mudahan tulisan ini ada manfaatnya. Amin.

15 Comments

Filed under Agama, Bahasa, Curhat, Matematika, Matematika SD, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra

15 responses to “Puasa, Haji dan Operasi Bilangan

  1. Yeee…. baru sekali puasa di negeri orang udah kangen…๐Ÿ˜€ ‘Kan ada SMS lagian! Hehehe…..
    Ya udah deh, selamat berpuasa aja deh ya, masih mendingan deh, puasanya deket2 musim gugur (Indian summer) atau equinox, nggak di musim panas bulan Juni-Juli!๐Ÿ˜€
    _________
    Al Jupri says: Terimakasih, Pak. Selamat berpuasa juga buat Pak Yari. Mohon maaf bila selama ini ada salah perkataan.๐Ÿ˜€

  2. Wui … hebat euy … sungguh menarik matematika itu
    _______
    Al Jupri says: Terimakasih, Pak. Iya juga ya, menarik! Hehe…๐Ÿ˜€

  3. Selamat menunaikan ibadah Ramadhan di negeri orang, Pak, moga2 makin tambah khusyu’ dan makin dekat dengan-Nya. Ternyata, semua aspek kehidupan sangat erat kaitannya dengan matematika, ya, Pak. Sungguh menarik tuh!
    _______
    Al Jupri says: Terimakasih, Pak. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan juga, buat bapak dan sekeluarga. Mohon maaf bila selama ini ada perkataan yang yang kurang berkenan.

    Hehehe…, iya Pak. Hampir semua aspek kehidupan terkait dengan matematika.๐Ÿ˜€

  4. 1. udah kejawab.
    2. 7 x 4 = 35 – 7
    3. 42 : 3 = 12+2
    4 12+40 = 13 x 4
    5 ??? kok bingung yah๐Ÿ˜ฆ kalo 26..24 sih bisa.

    kalau engga keberatan, nyinggung tentang kalkulus dong pak, lagi mo UTS nih..:mrgreen:
    _________
    AL Jupri says: MAkasih jawabannya kang Spitod. Saya sedang mempersiapkan artikel tentang Kalkulus. Nanti dikerjakan ya…๐Ÿ˜€

  5. Assalamualaikum,salam kenal ya pak…baru mampir nih di blognya.Saya tertarik tulisannya ternyata matematika itu ada juga dalam Alqur’an siip…Selamat menjalankan ibadah puasa mari menyambut bulan yang penuh ampunan ini.
    __________
    Al Jupri says: Wa’alaikum salam. Salam kenal juga bu…. Terimakasih. Selamat menunaikan ibadah puasa juga.๐Ÿ˜€

  6. samy m

    Yo wis, selamat berpuasa!
    _________
    Al Jupri says: Selamat berpuasa juga. ๐Ÿ˜€

  7. Makin menarik aja tulisannya ,pak julpri.
    Met menunaikan Ibadah puasa ya.
    Saya salut sama pak Julpri.Karna sudah membuat matematika itu menjadi menyenangkan.
    _________
    Al Jupri says: Terimakasih. Terimakasih. Terimakasih.๐Ÿ˜€

  8. cK

    selamat menuaikan ibadah puasa di negeri asing๐Ÿ˜€

    maaf-maaf ya kalau saya ada salah kata… ^^

    *makan sepuasnya sebelum puasa*
    ________
    Al Jupri says: Terimakasih. Selamat menunaikan ibadah puasa juga ya. Maaf-maaf kalau saya juga ada salah perkataan (dalam tulisan). *hehehe…*๐Ÿ˜€

  9. ุณุจุญุงู† ุงู„ู„ู‡ ุนุฌุจุงุจุนู„ู…ูƒ
    ู„ู„ุนู„ูƒู… ุชุชู‚ูˆู†

    ____________
    Al Jupri says: Subhanallah, maha suci Allah. Terimakasih mr. Kurt. ๐Ÿ˜€

  10. Yung Mau Lim

    Pagi pak,orang beriman selain mengenal
    Allah harus juga mencintai ciptaanNya.Ini iseng-iseng aja ya Pak.boleh ga Pak 24-26 = -(25-23),kalau salah tolong diajarin ya pak.Kepada semua rekan yang beragama Islam saya mengucapkan Selamat menunaikan ibadah puasa dan ibadah haji.Semoga semua yang menjalankan perintah Allah diridhoi olehNya.
    __________
    Al Jupri says: Ya setuju, Pak. Semua ciptaan Allah SWT patut kita cintai, kasihi, dan sayangi; Apapun itu (kecuali syaithon/iblis yang akan menyesatkan manusia ke jalan yang tidak diridhoiNya.)

    Oh, iya. Terimakasih, Pak, atas jawabannya. Betul kok (malah saya yang keliru (kurang lengkap) bikin perintah soalnya). Terimakasih, Pak, atas ucapan selamatnya. (maklum pas bikin artikel ini malam waktunya, agak sedikit ngantuk gitu… (cari alasan) ).๐Ÿ˜€

  11. sahromzafira

    Met berpuasa mudah-mudahan amal kita diterima Allah SMT. Aamiien
    ________
    Al Jupri says: Terimakasih. Met berpuasa juga ya…๐Ÿ˜€

  12. Selamat menunaikan ibadah puasa. Mudah-mudahan hari esok akan lebih baik dari hari ini.
    ________
    Al JUpri says: Terimakasih. Selamata menunaikan ibadah puasa Ramadhan Pak. MUdah-mudahan amal ibadah kita diterima, Amin.

  13. nyambung mas spitod-san
    jawaban no.5 :

    24-26 = 25-23
    atau
    2 = -2

    mengacu pada 1=-1 pada artikel teman mas jupri.
    mas suharta yg introvert itu. ๐Ÿ˜€

    oh ya mas, ternyata mas suharta tuh terkenal loh di UI, temen saya juga kenal sama beliau, kata temen saya mas suharta tuh senengnya mendekap tas trus jalan seorang diri. lagi lanjut S2 di UI yah beliau mas ?. salam sukses luar biasa !.

  14. Bobotoh ti Ustria

    wilujeng ibadah shaum kang..!! Hidup Persib..

  15. Idetrorce

    very interesting, but I don’t agree with you
    Idetrorce

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s