Belajar Bahasa Inggris

Oleh: Al Jupri

Cerita berikut ini adalah sambungan dari cerita ini: Matematika dan Keimanan, Apa Hubungannya?

Setelah bangun, waktu itu sudah hampir waktu Maghrib, Tom pun merasa sangat kaget, campur senang, karena ia bisa bertemu tokoh kegemarannya, Nasrudin, walau hanya dalam mimpi. Lalu segera ia pun mandi dan ambil air wudhu untuk melaksanakan shalat Ashar. Beberapa menit kemudian waktu Maghrib pun tiba.

Setelah shalat Maghrib dan baca Al Qurรกn, Tom pun mulai membuka buku pelajarannya buat esok hari. Tom melihat jadwal pelajaran hariannya, ternyata besok salah satu pelajarannya adalah bahasa Inggris. Dibukalah buku bahasa Inggrisnya. Ternyata ada PR yang ia belum kerjakan. PR-nya itu adalah menterjemahkan teks bahasa Inggris.

Teks bahasa Inggris yang harus diterjemahkan Tom itu seperti ini.

The Guest of Honor*

The dervish Nasrudin entered a formal reception area and seated himself at the foremost elegant chair. The Chief of the Guard approached and said: “Sir, those places are reserved for guests of honor.”

“Oh, I am more than a mere guest,” replied Nasrudin confidently.

“Oh, so are you a diplomat?”

“Far more than that!”

“Really? So you are a minister, perhaps?”

“No, bigger than that too.”

“Oho! So you must be the King himself, sir,” said the Chief sarcastically.

“Higher than that!”

“What?! Are you higher than the King?! Nobody is higher than the King in this village!”

“Now you have it. I am nobody!” said Nasrudin.

Ketika mulai membaca teks tersebut, Tom tak langsung mengerti. Maklum waktu itu baru SMP kelas dua. Dibukalah kamus lengkap Inggris-Indonesia 1.250.000 kata yang ia miliki, yang ia beli di toko buku Pionir Agung setahun sebelumnya dengan diantar bapaknya. Banyak kata-kata yang harus ia terjemahkan dari teks tersebut. Beberapa kali ia tak bisa menterjemahkan kata-kata yang ada di teks karena ternyata beberapa kata yang ada di teks tadi tak terdapat di kamusnya. Akhirnya, dengan susah payah, dengan sedikit tebak sana dan tebak sini, Tom pun berhasil menterjemahkannya walau kata-perkata. Walau memang belum benar-benar dimengerti olehnya.

Berulangkali Tom membaca teks tersebut, lagi, lagi, dan lagi. Barulah setelah 7 kali membaca teks tersebut, ia mengerti. Tak ayal lagi, Tom pun tersenyum dan kemudian tertawa, hahahahaha…. Karena ternyata, yang diterjemahkannya itu, lucu. Ya, lucu sekali!!!

Selesai mengerjakan PR tersebut, Tom mengerjakan sholat Isya, waktu itu sudah jam 11 malam, kemudan ia pun segera pergi ke tempat tidurnya.

Di pembaringan, Tom tak langsung tidur. Ia teringat teka-teki yang diberikan guru bahasa Inggrisnya minggu lalu, ketika PR tadi diberikan. Hingga saat Tom mulai terlelap, ia belum sanggup memecahkan teka-teki yang diberikan gurunya itu. Teka-teki yang diberikan guru bahasa Inggris Tom itu seperti ini.

A father leaves at his death several children, who share his property in the following manner**:

The first receives a hundred crowns and the tenth part of what remains.

The second receives two hundred crowns and the tenth part of what remains.

The third takes three hundred crowns and the tenth part of what remains.

The fourth takes four hundred crowns and the tenth part of what remains, and so on.

Now it is found at the end that the property has been divided equally among all children. Required, how much it was, how many children there were, and how much each received.

Karena lelah berfikir, Tom pun tertidur dengan nyenyak.

Nah, sekian dulu ya wahai pembaca, saya juga jadi ikut-ikutan ngantuk nih. Ternyata sekarang sudah jam 3 pagi (Ketika saya menyelesaikan tulisan ini).

Silakan pecahkan teka-teki di atas! Sampai ketemu lagi di cerita berikutnya. (Bersambung)

Catatan:

* : http://en.wikibooks.org/wiki/Nasrudin

** : Polya, G. 1962. Mathematical Discovery: on understanding, learning, and teaching problem solving. New York: John Wiley & Sons, Inc.

9 Comments

Filed under Cerita Menarik, Cerpen, Matematika, Matematika SMP, Sastra

9 responses to “Belajar Bahasa Inggris

  1. Nayz

    saya juga bingung

  2. Nayz

    buat PR saya.

  3. aduuh setelah membaca ateis, ku baca postingan ini rada njlimet… mending aku komentar aja yaa… sambil menunggu kejelasan teka-tekinya.

  4. little_@

    my mind was so crowded from yesterday. dn’t know why i was confused.
    hwaaaaaaaa….. ternyata inggrisku jelek.
    perasaan mata kuliah bahasa inggris aku selalu dapat A. tapi gara2 kata receive ma take aku jadi bingung mo mecahin this puzzle. btw teka-teki ini ga orisinil dari mas jupri kan? coz ku pernah kenalan sebelumnya, tapi dimana dan bagaimana ya mecahinnya?

  5. Jawabannya:
    Warisannya = 9000 crowns
    Jumlah Anak = 9 orang
    Masing-masing mendapat 1000 crowns.

  6. sebentar…mo nyari kamus dulu.

  7. @Nayz: Jangan bingung yah?
    @Mas Kurt: Saya persilakan untuk nunggu… hehehe…
    @Little: Ya benar, teka-teki ini bukan buatan saya. Lihat tanda bintang dua, dan lihat di catatan (saya tulis referencinya)
    @Ibrahim F Burhan: Jumlah anak benar ada 9 anak. Tapi, jawaban yang lain, sayang, belum benar. silakan dicoba lagi. Saya harapkan proses/cara pengerjaannya juga dituliskan yah? Biar para pembaca yang lain bisa dapat tambahan pengetahuan.
    @gaussac: Ya saya tunggu…

  8. Hehehe gak paham opo maksud-e. Kalau tom andalannya kamus 1.250.000 kata saya lebih para, hanya pakai startdict sekarang.

    __________
    Al Jupri says: Kamus lengkap yang dipunyai Tom sebenernya ga lengkap. Biasanya kamus-kamus murah yang ngaku-ngaku lengkap. Jadi Pak, sebenernya si Tom kali yang lebih parah. Hehe…

  9. There were
    8100 crowns
    9 children

    Hence, each received 900 crowns
    ********************************************************
    A: 100+(x-100)/10=90+x/10
    B: 200+(x-200-90-x/10)/10=171+x/10-x/100
    etc…

    the property has been divided equally among all children

    From that statement we can conclude that A was equal to B
    A=B
    90+x/10=171+x/10-x/100
    x=8100
    A=B=900
    Because all crowns were given to all children so the number of children was: 8100/900=9 children
    ___________

    Al Jupri says: Thank you for your solution. I was thinking that other readers could not follow your thinking process. It seems for the others, you should give more detail, if you want to. Anyway, could you “try again” not only for me but also for other readers? If possible, for extra points, could you try other ways? So, I will be satisfied with your solution. Enjoy, and good work!๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s