Wawancara yang Aneh (Petualangan 1)

Oleh: Al Jupri

Cerita berikut ini merupakan lanjutan dari cerita: Tom Ikutan Tes (Petualangan 1)

Alhamdulillah, setelah beberapa waktu lamanya menunggu, akhirnya Tom lulus tes juga. Ya, Tom merupakan satu dari 10 peserta yang lulus tes tertulis. Seleksi berikutnya, jeda beberapa hari setelah pengumuman tes ini, adalah wawancara. Dengar kabar bahwa yang akan mewawancarai adalah Gus Dur dan Nasrudin secara langsung.

Untuk menghadapi wawancara tersebut Tom pun melakukan persiapan. Ia bertanya ke guru-guru di sekolahnya, apa dan bagaimana wawancara itu. Dengan senang hati beberapa guru Tom memberi tahunya, bahkan ada yang memberi tips and trik menghadapi wawancara yang baik. Tak hanya itu, Tom juga bersiap-siap dengan membaca-baca buku atau tulisan humor yang terkait dengan Gus Dur atau pun Nasrudin. Tom berfikir, siapa tahu dalam wawancara nanti ia bakal diperlakukan secara humor. Dengan membaca karya-karya mereka, Tom berharap dapat mengimbangi kejenakaan mereka.

Tibalah waktunya wawancara. Tom mendapat nomor urut keempat. Dengan sabar Tom menunggu giliran. Satu persatu para peserta lain selesai diwawancarai. Kini giliran Tom masuk ruangan wawancara.

Tom pun dengan santai masuk ruangan. Di dalam, Gus Dur dan Nasrudin telah menunggu. “Assalamu’alaikum,” kata Tom. “Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,” serempak Nasrudin dan Gus Dur menjawab salam Tom. “Silakan duduk,” begitu Nasrudin berkata. Kemudian Nasrudin lanjut berkata, “Gus, silakan kamu nanya duluan…, saya nanti setelah kamu.” Wawancara pun dimulai. Gus Dur mulai bertanya ke Tom, seperti berikut ini.

Gus Dur: “Nama kamu siapa?”

Tom: “Tom”

Gus Dur: “Baiklah, gini Tom. Aturannya, kamu yang nanya, saya yang jawab. Wawancara akan selesai bilamana saya tak bisa menjawab pertanyaan kamu.”

(“Tom jadi bingung, sebab menurut apa yang diajarin oleh guru-gurunya, wawancara itu bukan membuat pertanyaan tapi ditanya-tanya. Lho kok ini malah kebalik sih?” itu yang ada di pikiran Tom sementara ini.)

Gus Dur: “Lho kok bengong? Ayo silakan kamu bertanya ke saya!”

Tom: “Iiiiya Pak kyai…baiklah, pertanyaan pertama saya, saya mau tahu daya ingat Pak kyai tentang humor yang sudah Pak kyai buat. Coba jelaskan bedanya presiden-presiden yang pernah memimpin Indonesia!”

Gus Dur: ” Hehe… tentu saya masih ingat dong Tom. Eh, nanti manggil saya jangan Pak kyai ya… Panggil saya Gus Dur aja. Presiden pertama itu kan gila wanita. Presiden kedua gila harta. Presiden ketiga bener-bener gila. Presiden keempat yang milihnya orang-orang gila. Sedangkan yang kelima, saya tak mengakuinya sebagai presiden sebab ########### Hehe….”

Tom: “Ok, bagus! Berarti Pak Gus Dur masih ingat. Nah, Pak Gus Dur kan sering diundang ceramah tuh ke mana-mana. Terus, kalau ingin tahu banyak-tidaknya yang menghadiri ceramah pak Gus Dur bagaimana?”

(Kali ini, pertanyaan Tom agak menyinggung. Namun, Gus Dur memakluminya, ya namanya juga yang bertanya kan anak-anak. Bukan Gus Dur namanya kalau jawabannya tak lucu, beliaupun menjawab dengan cukup nyeleneh)

Gus Dur: “Cara untuk mengetahuinya kan gampang saja. Ya, sebelum saya mulai berceramah saya akan minta mereka baca sholawat nabi… nah dari situ kan kedengeran banyak enggaknya yang hadir. Gitu aja kok repot!”

(Hingga sekitar 30 menit, pertanyaan Tom selalu dapat dijawab Gus Dur dengan benar. Tom hampir putus asa. Namun, akhirnya Tom baru sadar, kalau Gus Dur ditanyai masalah-masalah sosial sulit rasanya beliau tak bisa menjawab. Ia kemudian berfikir untuk mengeluarkan pertanyaan pamungkasnya. Ya, tentang matematika. Tom berharap, Gus Dur tak akan bisa menjawab.)

Tom: “Pak Gus Dur, 2 + 2 berapa?”

Gus Dur: “Empat!”

Tom: “2 x 2 berapa?”

Gus Dur: ” Empat!”

Tom: ” 0 + 0 berapa?”

Gus Dur: “Nol”

Tom: ” 0 x 0 berapa?”

Gus Dur: ” Ya, nol dong!”

Tom: ” Ok, Pak Gus Dur emang pinter, bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. Sekarang, lanjut pertanyaan saya, bilangan berapa lagi yang bila dijumlahkan dan dikalikan hasilnya sama?”

Gus Dur: “Hmmh berapa ya?” (Gus Dur termenung beberapa waktu lamanya, sekitar 3 menit) kemudian berkata, “Ok deh, saya akui saya ga bisa jawab pertanyaan kamu kali ini. Tapi beri tahu saya, bilangan berapa saja yang bersifat seperti itu. Saya udah mikir-mikir, kok repot ya ga ketemu-temu?”

Tom: (Bernafas lega, akhirnya Gus Dur tak bisa menjawab pertanyaannya) “Pak Gus, gitu aja kok repot sih. Itu kan gampang. Coba deh bilangan 3 dan 3/2. Kita periksa, 3 + 3/2 = 9/2 dan 3 x 3/2 = 9/2 juga. Coba juga bilangan 5 dan 5/4…., dan masih banyak sekali bilangan-bilanagn yang jumlah dan hasil kalinya sama. Iya kan?”

Gus Dur: Iya ya…. Ok deh, wawancara dengan saya selesai, silakan sama kyai Nasrudin.”

Kemudian, Tom selanjutnya diwawancarai oleh Nasrudin.

Lanjutan wawancaranya nanti ya? Bersambung….

Catatan:(Update)

Cerita ini kapan saja bisa saya sambung lagi.

Untuk tulisan berikutnya, insya Allah, saya akan menulis tentang “Apa dan bagaimana mengajar matematika yang baik”. Tulisan itu (yang akan saya tulis kemudian), saya peruntukkan bagi guru-guru saya dan juga para guru di mana pun berada. Saya akan menulis tentang hal ini, berdasarkan yang saya amati terhadap guru-guru saya ketika saya jadi siswa (saya akan coba kenang momen-momen penting ketika mereka mengajar) + berdasarkan teori-teori yang pernah saya pelajari. Mudah-mudahan ada manfaatnya. Menurut Anda bagaimana?

15 Comments

Filed under Cerita Menarik, Cerpen, Iseng, Matematika, Matematika SD, Matematika SMP, Sastra

15 responses to “Wawancara yang Aneh (Petualangan 1)

  1. Mohammad Irsyad

    Lucu juga…bisa buat intermezo kalau ngajar matematika…. karena banyak hal yang lucu yang bisa dikembangkan dari matematika….

    Al Jupri says: Terimakasih. Benar, banyak kelucuan-kelucuan di sekitar kita, tinggal kita menuliskannya saja kalau mau….

  2. mario tambunan

    menarik..salah satu blog dengan isi pengetahuan matematik..
    maju terus

    Al Jupri says: Terimakasih. Maju yu terus

  3. Naa…, bener khan… Gaya cerita si ‘TOM’ ini memang menarik… Lanjut ah.., pak Jupri.

    Al Jupri says: Lanjut mang….Ok deh, ntar kapan-kapan dilanjutkan.

  4. ########### itu isinya apaan?

    Al Jupri says: isinya? Ayo apa coba?

  5. ceritanya menarik Om jupri, But, apa ini pengalaman pribadi om Jupri sendiri ya? heehehe….

    Al Jupri says: Terimakasih. Ini cerita hasil modifikasi nyata + fantasi.

  6. lho nasrudin kan tokoh dalam humor sufi kan.
    saya bisa nebak nih, postingan berikutnya si tom bakalan di KO sama nasrudin.
    *nebak-nebak arah postingan*

    ____________________________
    Al Jupri says: Betul Kang, Nasrudin memang tokoh dalam humor sufi, tokoh idola Tom, makanya sampai terbawa mimpi segala. Memimpikan bertemu Nasrudin bagi Tom seperti bermimpi ketemu artis pujaannya. Untuk postingan/cerita berikutnya, kita lihat nanti ya….. sabar… sabar…. sabar…., jangan mendahului takdir mimpinya Tom dunk… hehehe..

  7. little_@

    hhhhhhhhmmmmmmmmm…….. gitu ya! kok bisa sih ngarang-ngarang lucu getoo, aku suka nulis cerpen, tapi ga bisa cerita yang lucu-lucu. apalagi yang bisa narik anak2. jadi… ku sering ngutip ceritanya mas jupri…… ikhlas ya…. Q jenuh banget ngadepin anak2.

    __________________________

    Al Jupri says: Terimakasih. Ya gpp, saya senang bila yang saya tulis ada manfaatnya. Btw, boleh dunk saya baca cerpen-cerpennya. Boleh ga nih? Siapa tahu saya bisa bikin cerita dari cerpen yang kamu buat.

  8. enggun

    saya membaca tulisan kang jupri ( saya panggil kang karena saya juga alumni dari SMA anyar )….pas masuk kerja… kesibukan kerja yang bikin mumet pikiran …langsung hilang setelah membaca tulisan itu… makasih banyak ya kang… saya tunggu kelanjutan ceritanya… ok hidup sma anyer.. he…
    ____________
    Al Jupri says: Eh, kamu angkatan berapa di SMA Anyer-nya? Sama-sama makasih, masih ada yang ngaku… hehe

  9. Waktu saya bacain joke ini ke temen2 satu ruangan di kantor, mereka adem ayem g ketawa sama sekali, padahal waktu saya baca sendiri, saya cekakakan kayak orang GILA sendiri….. Selera humor mereka payah
    ____________
    Al Jupri says: Memang selera humor itu beda-beda Pak/Mas/kang/Om. Udah dicoba suruh baca sendiri belum?🙂

  10. Pak/Mas/Kang/Om……Salah semua euy…….abdi mah geulis :))
    (bener g , bhs sundanya???)
    _______________
    Al Jupri says: untung salah…:) Maaf ya, saya sih ga bisa ngebedain,…., maaf ya neng/teh/mba…

  11. Kang, punten, ######## ##itu isinya Gila-gilaan bener gak?

  12. Nizar AL-Kadiri

    ha…3x
    kebetulan saya pengagum gus dur, oapi baru tau lok beliau gak bisa matematika. tapi tenang aja gus..

  13. Coba pake rumus ini n dan n/n-1 pasti semua bilangannya bisa ditambah dan dikali dengan hasil yang sama

    cth : n=5 maka dua bilangannya 5 dan 5/4
    5+5/4 = 25/4 5×5/4=25/4

    bener gak?

  14. sama dengan neri, saya cekakakan sendiri baca cerita ini, tapi waktu saya bacakan buat teman-teman, mereka malah diem aja…memang orang yang gak tau humor bermutu ya kayak gitu…biasanya nonton pilem horor sih…..ya gak pak?

  15. andrias

    solusinya hanya ada dua:

    0 atau 2;

    a+a = axa
    2a = a^2
    a^2 – 2a = 0
    a(a-2) = 0

    so,
    a = 0 atau
    a = 2;

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s