Kali ini, Tom Bikin Bingung

Oleh: Al Jupri

Lagi-lagi saya akan cerita tentang si Tom yang kali ini baru kelas 4 SD. Siapa Tom itu? Ya si anak bandel itu. Yang kerjanya ngejaili teman-temannya. Yang suka usil di kelas. Yang jadi biang keributan di kelas. Yang suka mengajak ngobrol kawan sebangkunya kalau guru sedang menerangkan. Dan yang suka malas kalau disuruh mengerjakan PR.

Suatu hari kebetulan pelajaran pertama Tom adalah matematika. Karena Tom terkenal biang keributan di kelas, sebelum pelajaran dimulai, Pak Udin mengingatkan Tom dan memintanya untuk memperhatikan pelajaran dengan serius. Walaupun bandel, mungkin karena segan, Tom menurut saja dan berusaha akan memperhatikan penjelasan Pak Udin.

Pelajaran pun dimulai. Pak Udin dengan bersemangat menjelaskan tentang perkalian suatu bilangan. Setelah memberi penjelasan dan contoh, Pak Udin pun memberi latihan soal seperti ini.

1. 27 x 3 = …

2. 36 x 4 = …

3. 42 x 5 = …

4. 52 x 6 = …

5. 63 x 7 = …

Selama Pak Udin menjelaskan, memberi contoh, dan kemudian menuliskan soal latihan tersebut, tak biasanya suasana tenang dan nyaman. “Wah, si Tom rupanya kali ini serius belajar dan tak bikin keributan lagi,” begitu pikir Pak Udin. Pak Udin pun, mulai melirik ke bangku Tom. Apa yang terjadi? Ternyata si Tom sedang nyenyak tertidur. Kemudian Pak Udin pun mendekati tempat Tom.

“Tom…, Tom…, bangun!” demikian kata-kata yang keluar dari mulut Pak Udin sambil sedikit menggoyang-goyangkan badan Tom. Tampak kaget, dan segera terbangun. “Ya Pak, saya ngerti!” itulah kata-kata spontan yang keluar dari mulut Tom. “Kalau kamu mengerti, coba kamu kerjakan soal nomor satu dan dua, coba ke depan!” perintah Pak Udin ke Tom. Kemudian, sambil garuk-garuk kepala, Tom pun maju ke depan kelas dan mengerjakan soal.

Di papan tulis, Tom mengerjakan seperti ini.

27
3

____x

121

36

4

____x

204

Melihat jawaban Tom seperti itu Pak Udin tampak kebingungan. “Sebentar Tom, kamu jangan duduk dulu!” perintah Pak Udin. Sementara itu, suasana kelas mulai gaduh. Ada teman Tom yang nyeletuk dan mengatakan bahwa jawaban Tom itu salah. Ada juga teman Tom yang mengatakan bahwa jawaban Tom itu asal-asalan. Dan tak ketinggalan, kawan sebangku Tom, Jerry pun nyeletuk bahwa jawaban Tom itu hasil mimpi pada saat tidur tadi. Tapi kebanyakan kawan-kawan yang lainnya, hanya diam saja. Tom tak terpengaruh dengan komentar teman-temannya. Sambil terlihat berfikir, Pak Udin berkali-kali memikirkan kenapa jawaban Tom seperti itu. Rupanya Pak Udin makin kebingungan. “Tom, bapak bingung nih, coba kamu jelaskan kenapa jawaban kamu bisa seperti itu?” demikian pinta Pak Udin. Dengan percaya diri, Tom segera menjelaskan.

“Begini Pak, 27 x 3 = 121 karena 3 x 7 = 21, maka saya tulis 1, sedangkan 2 disimpan di atas angka 2. Jadinya, 2 + 2 = 4. Kemudian baru deh 4 itu dikali 3 hasilnya 12. Dan saya tulis 12 di depan angka 1 tadi. Makanya, 27 x 3 = 121,” begitu penjelasan Tom. Sementara Pak Udin masih terus berfikir.

Kemudian, segera setelah mengerti penjelasan Tom, Pak Udin berkomentar. Dan terjadilah diskusi yang menarik antara Tom dan Pak Udin. Sedangkan teman-teman Tom yang lain hanya duduk melongo menyaksikan kejadian tersebut.

Ya, silakan wahai pembaca, apa kira-kira yang terjadi dalam diskusi antara Pak Udin dan Tom? Cobalah Anda kerjakan soal nomor 3 sampai soal 5 dengan cara seperti yang dilakukan oleh Tom! Selamat membaca dan mencoba!

15 Comments

Filed under Cerita Menarik, Cerpen, Matematika, Matematika SD, Pembelajaran, Renungan, Sastra

15 responses to “Kali ini, Tom Bikin Bingung

  1. 3. 250
    4. 362
    5. 561

    perbincangan yang terjadi mungkin gini:
    Pak Udin: hebat benar kamu Tom, punya cara baru untuk ngitung perkalian, gak asal nerima, tapi juga kreatif. Pasti nanti kalo besar kamu bisa jadi ilmuwan handal…

  2. CtR

    Wah, hebat.. ini pujian yang bikin tulisan yang jadi begini.

    Oh ya, soal 3, 4, dan 5 jawabnya pake cara yang biasa atau menggunakan cara Tom, ya?

  3. super kecil

    wah tidak sesuai dg kaidah kalo pake cara tom
    (lagi sok matematikanisti)

    “jika ada dua sistem yaitu perkalian dan penjumlahan
    tanpa ada tanda kurung
    maka yang terlebih dahulu dihitung adalah perkalian
    tapi ketika ada tanda kurung yang mengurungi penjumlahan
    maka penjumlahan dilakukan terlebih dahulu
    karena di pertanyaan tadi tidak ada tanda kurung,
    maka dulakukan perkalian dulu baru penjumlahan terhadap bilangan yang disimpan”

    gitu kali kata2nya pak Udin

  4. @Alief: Hehe…
    @CtR: Coba pake cara Tom
    @Super Kecil: Jadi, mestinya….

  5. CtR

    Kalo menggunakan cara Tom, saya nyontek jawaban Alief aja deh hehehehe… gppkan?

    Mungkin percakapannya seperti ini:
    Pak Harun berkata, “Hebat, hitungan kamu benar gak meleset sedikitpun, ternyata kamu anak yang pintar, Tom. Tapi, cara yang kamu gunakan itu salah.” Pak Harun mencoba menjelaskan kepada Tom bahwa penghitungannya sudah benar tapi dalam menghitung perkalian, cara yang digunakan Tom adalah salah.

    “Lantas, yang benarnya gimana, Pak?” tanya Tom kepada Pak Harun. Kemudian Pak Harun yang baik hati itu pun menjelaskan kepada Tom cara yang benar dalam perkalian.

    Setelah Tom mengerti dengan penjelasan Pak Harun tentang cara perkalian, Pak Harun kembali memberikan soal perkalian kepada Tom.

    Wah, kok jadi saya yang bercerita ya? Aduh malunyaa…. kabur ah….

  6. CtR

    Eh, ralat nih. Ternyata gurunya Tom bukan Pak Harun, tapi Pak Udin.
    Hehehe… aduh malunyaa… ini benar-benar bikin saya maluuu…..

  7. zaimhilmanfakhrul

    pak udin dan tom saudara kali yeeee…
    he he he…

  8. sudah dicoba…
    asyik juga caranya.

  9. silvie

    sebaiknya tom ganti guru deh!!! jangan pak udin…pak James misalnya..setahu saya pak udin ngak bego2 amat,sebab “PAK UDIN” itu Bapak KU !!!!!!!!!!!!!!!!!

  10. eka

    kata pak doplax oke juga loe tom

  11. harusnya dikali dulu baru ditambah..bukan ditambah dulu baru dikali..😉

  12. Pingback: Teka-Teki dari Kakek (Matematika) « Sekolah Dasar Juara Cimahi

  13. lllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

  14. 🙂 terima kasihhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s