Category Archives: Harapan

Matematika dalam Debat Calon Presiden 2014

Oleh: Al Jupri

Soal berikut ini berisi kisah futuristik sederhana. Bila ada kesamaan dalam bentuk cerita, nama, dan sebagainya, itu kebetulan belaka. Tidak ada unsur politis, atau unsur-unsur lainnya. Hanya unsur pendidikan saja yang ada, dan sifatnya hiburan semata. Continue reading

9 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Cerpen, Curhat, Harapan, Humor, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SMA, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra, Tokoh

Pilih Mana: Aritmetika atau Aljabar?

Oleh: Al Jupri*

Misalkan jarak antara Jakarta dan Semarang adalah 520 km. Kereta A berangkat dari Jakarta menuju Semarang pukul 7:00 pagi dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam. Pada hari yang sama, kereta B berangkat dari Semarang menuju Jakarta pukul 9:00 pagi dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam. Pada pukul berapakah kedua kereta tersebut berpapasan?

Bila soal di atas diberikan kepada Anda, kira-kira bagaimana cara menjawabnya? Dari berbagai kemungkinan, saya duga sekurang-kurangnya ada tiga cara berbeda untuk menjawabnya. Cara pertama adalah seperti berikut: Continue reading

21 Comments

Filed under Bahasa, Curhat, Harapan, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains

Cara Membuat Soal Matematika

Oleh: Al Jupri

“Pak, tolong dong ajari saya cara membuat soal matematika yang baik!”

Demikian satu pertanyaan yang pernah diajukan seorang guru matematika pada saya. Ya, satu pertanyaan yang jarang ditanyakan, bahkan bisa dikatakan sebuah pertanyaan langka yang layak dimuseumkan. Pertanyaan yang sering diajukan biasanya berkisar tentang cara mencari penyelesaian suatu soal matematika, khususnya soal matematika yang dianggap sukar.

Apa jawab saya terhadap pertanyaan tersebut? Apakah saya mampu menjawabnya dengan baik? Continue reading

16 Comments

Filed under Bahasa, Curhat, Harapan, Indonesia, Matematika, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan

Belajar Sholat Mirip Belajar Matematika

Oleh: Al Jupri

Seperti biasa, tiap hari Jum’at, umat Islam laki-laki di seluruh dunia menunaikan sholat Jum’at. Tak ketinggalan, saya pun melakukannya.

Bila waktu sholat Jum’at sudah mendekat, segeralah datangi Masjid untuk menunaikannya, lebih baik bila datang sebelum Khotib naik mimbar. Itulah nasihat para guru agama yang selalu saya ingat sedari kecil dulu. Nasihat lebih lanjut, konon, bila datang dan menempati shaf pertama, maka akan diganjar dengan pahala yang berlipat ganda–ini diibaratkan dengan mendapat pahala sebesar unta atau sapi; bila menempati shaf-shaf belakang, paling pahalanya sebesar ayam atau telurnya saja.

Nasihat tadi, berusaha selalu saya jalankan. Seperti hal yang saya lakukan pada sholat Jum’at yang lalu: Sholat Jum’at yang saya tunaikan di salah satu Masjid di negeri Belanda, sebuah masjid yang dikelola umat Islam, yang umumnya, keturunan bangsa Maroko. Continue reading

16 Comments

Filed under Agama, Bahasa, Cerita Menarik, Harapan, Indonesia, Iseng, Kenangan, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sastra

Kenapa “Semut” Bisa Kalahkan “Gajah”?

Oleh: Al Jupri

“Papah, Papah… Mamah minta disuapin dong maemnya?” rengek seorang istri pada suaminya dengan sangat manja, saat makan malam yang syahdu dan romantis.

“Enggak mau ah, Papah dong yang disuapin….” kata suami, sengaja sedikit menggoda istri yang sangat disayanginya.

Sontak saja, sang istri cemberut, dengan bibir sedikit manyun—namun terlihat anggun.

“Mmm…. iya deh, ntar Papah suapin, tapi kita suit (adu jari) dulu. Kalau Mamah menang, Papah suapin. Nah, kalau Papah menang, Mamah yang nyuapin… bagaimana?” demikian akhirnya sang suami memberi tawaran sederhana, demi menyenangkan hati istrinya yang sedikit cemberut [Padahal cuma pura-pura saja, sekedar menunjukkan kemanjaannya pada suami yang sangat dicintainya itu].

Maka, suit pun dilakukan.

Papah: “Horeeeeeee Papah menaaaaang….”

Sang istri makin cemberut. Tapi, dia tidak kehilangan akal.

Mamah: “Menang bagaimana? Papah kan tadi pake jari kelingking, mamah pake jempol! Mamah dong yang menang!”

Papah: “Iiih, Mamah bagaimana sih? Kan aturannya begitu: semut bisa kalahkan gajah.”

Mamah: “Apa buktinya kalau semut bisa kalahkan gajah?” Continue reading

15 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Cerpen, Curhat, Harapan, Indonesia, Iseng, Kenangan, Matematika, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra, Tokoh

Dua-duanya Menarik: Pilih yang Mana?

Untuk keperluan “bisnis”, daripada membeli mobil baru, Tom akhirnya memutuskan akan menyewa sebuah mobil untuk digunakan selama dua tahun. Di tempat penyewaan mobil dia ditawari dua pilihan. Pilihan pertama,  mobil MAZDA dengan sewa perbulan sebesar Rp. 9.000.000,- dengan tanpa biaya tambahan penggunaan perkilometernya. Pilihan kedua, TOYOTA dengan sewa Rp. 6.000.000,- perbulan ditambah biaya penggunaan Rp.2000,- per kilometer. Nah, sebetulnya Tom lebih tertarik menyewa MAZDA, tapi agar tidak rugi, dia harus bijak mengambil keputusan. Continue reading

10 Comments

Filed under Bahasa, Curhat, Harapan, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Tokoh

Umur Sopir Busnya Berapa?

Misalkan Anda adalah seorang sopir bus yang tiap hari bekerja. Suatu pagi, Anda dan kondektur Anda tentu berangkat dengan bus yang masih kosong. Di jalan Anda tentu berharap akan mendapatkan penumpang yang banyak, yang memenuhi bus Anda. Di halte pertama, alhamdulillah tampak banyak calon penumpang menunggu, Continue reading

14 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Curhat, Harapan, Humor, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SD, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra, Tokoh

Ngobrol Mat: Cara Asyik Belajar Matematika

Oleh Al Jupri

Continue reading

65 Comments

Filed under Bahasa, Book, Book(s), Cerita Menarik, Curhat, Daftar Blogger, Harapan, Humor, Indonesia, Iseng, Kenangan, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra, Tokoh

Belajar Matematika dari Dapur Ibu

Oleh Al Jupri

Sore itu sekitar jam 4 sore, saat bulan puasa seperti saat ini,  tidak biasanya Tom berada di dapur bersama ibunya. Ya, sambil menunggu waktu berbuka, dia menyaksikan ibunya memasak. Barangkali Tom sudah tidak tahan untuk segera berbuka. Maklum, saat itu Tom barulah usia 10 tahun, sekitar kelas 4 SD.  Waktu berbuka adalah waktu yang paling dinantinya saat di bulan puasa.

“Tom, kok nunggu buka puasanya di dapur?” tanya ibu sambil siap-siap menanak nasi. Tom hanya diam saja, seolah tak hirau dengan pertanyaan ibunya. Wajar sang ibu bertanya begitu karena biasanya, untuk menunggu berbuka puasa, Tom dan kawan-kawan sebayanya bermain-main di luar rumah.

“Kamu enggak tahan ya puasanya?” lagi ibu bertanya.

“Enggak kok, saya tahan!” jawab Tom, walau sebetulnya sudah lemas tubuhnya. Tetapi dia sengaja berkata begitu karena dia sudah bertekad untuk tidak batal puasa.

“Ya, biar enggak tergoda sama makanan, biar kamu tahan, nunggu bukanya jangan di sini!” kata ibu memperingatkan Tom. Sungguh sebetulnya ibu sangat kasihan melihat anaknya yang sudah terlihat lemas, menahan lapar berpuasa. Tetapi ibu sengaja tidak menyuruh Tom untuk membatalkan puasanya, tujuannya agar Tom terbiasa  kelak. Ya jelas, ada unsur pendidikan yang ingin ditanamkan sang ibu. Sengaja dia tidak memanjakan Tom kali ini, walau biasanya  beliau selalu memanjakan anaknya itu.

“Engga mau ah! Di sini saja! Kalau main-main sama teman, cape! Mending di sini, lihat ibu memasak!” begitu Tom berlasan. Sementara sang ibu meneruskan pekerjaannya, menanak nasi. Hingga muncullah pertanyaan dari Tom. Continue reading

16 Comments

Filed under Agama, Bahasa, Cerita Menarik, Cerpen, Curhat, Harapan, Humor, Indonesia, Iseng, Kenangan, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra, Tokoh

Buat Apa Ada Psikotes? (Part 1)

Oleh Al Jupri

Lengkapilah titik-titik pada tiap soal berikut dengan jawaban yang benar sesuai dengan pola yang tersusun pada rangkaian bilangan yang diberikan.

Soal 1. 4, 6, 8, 10, 12 …

Soal 2. 40, 39, 37, 40, 36, 31,…

Soal 3. 6, 8, 2, 8, 1, ….

Soal 4. 6, 4, 2, 4, 8, 4, 1,…,….

“Buat apa sih ada Psikotes segala? Aneh, wong cuma mau kerja jadi ‘kuli’ di pabrik gula saja susah!” kata seorang teman beberapa waktu lalu, seraya bercerita bahwa dia telah gagal diterima di sebuah pabrik pengolahan gula.

“Ya sudah, kalau begitu belajar lagi ya. Terus buat lamaran lagi ke perusahaan lain, siapa tahu berhasil!” hibur saya dengan kata-kata yang bernada optimis. Sang teman hanya diam, sepertinya dia dongkol gara-gara gagal dalam Psikotes yang baru dilaluinya. Kemudian, diapun meminta saya untuk mengajarinya bagaimana menyelesaikan soal-soal psikotes–khususnya yang terkait dengan matematika, seperti soal-soal yang terpampang di atas.

***

Dari kejadian tersebut, ada satu pertanyaan yang bernada kesal, tetapi perlu mendapat jawaban yang serius. Ya, pertanyaan yang diajukan teman saya tadi, “Buat apa ada psikotes?” Continue reading

34 Comments

Filed under Cerita Menarik, Curhat, Harapan, Indonesia, Iseng, Kenangan, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains