Category Archives: Bahasa

Krisis Bawang Merah dan Bawang Putih

Oleh: Al Jupri

Indonesia adalah negeri yang sangat kaya raya. Segala kebutuhan dalam negeri dipenuhi dengan cara membeli ke negeri lain alias impor. Mulai dari peniti, kancing, benang, beras, sayur-mayur, daging sapi, jam tangan, sepeda motor, sampai mobil mewah keluaran terbaru semuanya impor. Ketika ada permasalahan impor, negeri yang kaya raya ini kalang kabut dibuatnya. SBY–presiden yang dipilih oleh 60% rakyat itu–pun dibuat galau dan terpaksa turun tangan. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Bahasa, Curhat, Indonesia, Iseng, Kenangan, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika

Matematika dalam Debat Calon Presiden 2014

Oleh: Al Jupri

Soal berikut ini berisi kisah futuristik sederhana. Bila ada kesamaan dalam bentuk cerita, nama, dan sebagainya, itu kebetulan belaka. Tidak ada unsur politis, atau unsur-unsur lainnya. Hanya unsur pendidikan saja yang ada, dan sifatnya hiburan semata. Continue reading

9 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Cerpen, Curhat, Harapan, Humor, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SMA, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra, Tokoh

Cara Jitu Membalas Rindu, Bagaimana?

Oleh:  Al Jupri

Tak seperti biasanya, hari ini, istri saya berkali-kali mengungkapkan rasa rindu pada saya. Rasa rindu yang menggebu, yang sangat berharap untuk segera bertemu. Rasa rindu yang hanya bisa diobati bila kami bersatu?

Sebagai dua insan yang terpisah puluhan ribu kilometer jauhnya, kami sungguh  berat merasakannya. Berat yang seberat-beratnya. Berat yang tiada terkira-kira, hingga tak ada timbangan yang mampu mengukurnya. Namun, demi mengemban tugas negara, kami harus rela terpisah untuk beberapa waktu lamanya.

Lantas, bagaimana saya membalas ungkapan-ungkapan rindunya itu?

Istri saya tahu bahwa saya bukanlah sastrawan yang mampu mengungkapkan isi hati dengan untaian kata yang memikat. Bukan pujangga yang mampu merangkai kata bak mutiara. Saya pun tak memiliki talenta sehebat dirinya, yang piawai menganyam kata dengan indah nan dalam maknanya. Yang saya tahu, istri saya mengharap sedikit balasan rindu dari saya.

Tanpa berpanjang kata lagi, berikut adalah balasan ungkapan rindu yang saya buat khusus untuk istri saya yang cantik itu. Continue reading

10 Comments

Filed under Bahasa, Curhat, Indonesia, Matematika, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Tokoh

Pilih Mana: Aritmetika atau Aljabar?

Oleh: Al Jupri*

Misalkan jarak antara Jakarta dan Semarang adalah 520 km. Kereta A berangkat dari Jakarta menuju Semarang pukul 7:00 pagi dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam. Pada hari yang sama, kereta B berangkat dari Semarang menuju Jakarta pukul 9:00 pagi dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam. Pada pukul berapakah kedua kereta tersebut berpapasan?

Bila soal di atas diberikan kepada Anda, kira-kira bagaimana cara menjawabnya? Dari berbagai kemungkinan, saya duga sekurang-kurangnya ada tiga cara berbeda untuk menjawabnya. Cara pertama adalah seperti berikut: Continue reading

21 Comments

Filed under Bahasa, Curhat, Harapan, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains

Cara Membuat Soal Matematika

Oleh: Al Jupri

“Pak, tolong dong ajari saya cara membuat soal matematika yang baik!”

Demikian satu pertanyaan yang pernah diajukan seorang guru matematika pada saya. Ya, satu pertanyaan yang jarang ditanyakan, bahkan bisa dikatakan sebuah pertanyaan langka yang layak dimuseumkan. Pertanyaan yang sering diajukan biasanya berkisar tentang cara mencari penyelesaian suatu soal matematika, khususnya soal matematika yang dianggap sukar.

Apa jawab saya terhadap pertanyaan tersebut? Apakah saya mampu menjawabnya dengan baik? Continue reading

16 Comments

Filed under Bahasa, Curhat, Harapan, Indonesia, Matematika, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan

Belajar Sholat Mirip Belajar Matematika

Oleh: Al Jupri

Seperti biasa, tiap hari Jum’at, umat Islam laki-laki di seluruh dunia menunaikan sholat Jum’at. Tak ketinggalan, saya pun melakukannya.

Bila waktu sholat Jum’at sudah mendekat, segeralah datangi Masjid untuk menunaikannya, lebih baik bila datang sebelum Khotib naik mimbar. Itulah nasihat para guru agama yang selalu saya ingat sedari kecil dulu. Nasihat lebih lanjut, konon, bila datang dan menempati shaf pertama, maka akan diganjar dengan pahala yang berlipat ganda–ini diibaratkan dengan mendapat pahala sebesar unta atau sapi; bila menempati shaf-shaf belakang, paling pahalanya sebesar ayam atau telurnya saja.

Nasihat tadi, berusaha selalu saya jalankan. Seperti hal yang saya lakukan pada sholat Jum’at yang lalu: Sholat Jum’at yang saya tunaikan di salah satu Masjid di negeri Belanda, sebuah masjid yang dikelola umat Islam, yang umumnya, keturunan bangsa Maroko. Continue reading

16 Comments

Filed under Agama, Bahasa, Cerita Menarik, Harapan, Indonesia, Iseng, Kenangan, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sastra

Uang Kembalian Martabak

Oleh: Al Jupri

Untuk memulai pelajaran matematika, Pak Yudi selalu mengaitkan dengan kejadian sehari-hari.

“Anak-anak, hari ini kita akan lanjutkan pelajaran matematika. Tadi malam, bapak membeli martabak pada penjual yang lewat di depan rumah. Bila bapak mempunyai uang Rp. 15.000, dan harga martabak adalah Rp. 8000, berapakah uang kembalian yang bapak terima, anak-anak?” Continue reading

19 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Cerpen, Curhat, Humor, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SD, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sastra

Sejarah Angka Nol (Part 2)

Oleh: Al Jupri

Artikel ini adalah lanjutan dari Sejarah Angka Nol (Part 1).

“Sebelum bapak menjawab pertanyaan mu, Tom, bapak akan lanjutkan dulu sejarah tentang Brahmagupta dan angka nolnya! Ok?” tanya Pak Zero pada siswa-siswinya, khususnya Tom yang sudah bertanya.

“Yaaaaaaaaa……….. bapak, enggak asyik, ah!!!!” spontan Jerry berteriak, karena sejak tadi sudah tak sabar menahan rasa ingin tahunya. Kontan, seisi kelas melirik padanya. Jerry hanya bisa cengar-cengir disaksikan kawan-kawannya. Continue reading

29 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Cerpen, Humor, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SMP, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Sains, Sastra

Sejarah Angka Nol (Part 1)

Oleh: Al Jupri

Waktu itu adalah hari Senin. Hari pertama Tom dan kawan-kawan masuk sekolah. Hari pertama belajar di SMP Pembangunan, satu-satunya SMP di pinggiran suatu kecamatan di ujung barat pulau Jawa.

Menurut jadwal yang sudah ditetapkan, dan sudah dicatat oleh Tom saat masa orientasi siswa (MOS), pelajaran pertama hari Senin adalah matematika. Satu pelajaran yang disukainya sejak SD dulu.

***

Lonceng sekolah berbunyi empat kali. Menandakan jam masuk sekolah dan pelajaran pertama akan segera dimulai. Para siswa segera masuk kelas, duduk dengan rapi, menunggu guru matematika mereka.

Saat menunggu, Tom membayangkan guru matematika yang akan masuk adalah seorang yang guru yang sudah tua dan ditakuti siswa-siswinya. Tom pernah mendengar dari kakak-kakak kelasnya bahwa guru-guru matematika di SMP Pembangunan terkenal sangat galak, ditakuti, dan tidak disukai siswa-siswinya.

Tiba-tiba lamunan Tom terpecah Continue reading

29 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Cerpen, Curhat, Humor, Indonesia, Iseng, Kenangan, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, News, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra, Tokoh

Mari Kita Mulai dari Nol

Oleh: Al Jupri

Di malam pengantin yang syahdu nan romantis, Romlah dibisiki Juned dengan berbagai kata manis nan optimis.

“Wahai bidadariku, duhai sayangku, mulai malam ini mari kita buka lembaran baru hidup kita, marilah segalanya kita mulai dari nol!”

Itulah kata-kata pembuka yang Juned ungkapkan pada istri tercintanya saat memulai indahnya hidup berumah tangga. Mendengar itu, tentulah Romlah serasa terbang ke awan, terbang dalam awang-awang kebahagiaan, terbang menuju cita-cita impian. Malam itu, kamar pengantin mereka seakan menjadi surga yang sesungguhnya. Ungkapan apapun tak akan cukup untuk melukiskan kebahagiaan mereka berdua.

Di artikel ini, saya tak bermaksud membahas tentang indahnya malam pengantin. Sebabnya jelas, itu bukanlah bidang saya dalam merangkai kata dan cerita. Bila cerita fiktif tadi dilanjutkan, barangkali Anda tak akan berminat membacanya, Anda pasti langsung stop sampai di sini! :D

Lalu, apa yang akan dibahas? Continue reading

12 Comments

Filed under Bahasa, Cerita Menarik, Curhat, Indonesia, Iseng, Matematika, Matematika SD, Matematika SMA, Matematika SMP, Matematika Universitas, Menulis, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Matematika, Renungan, Sains, Sastra