Oleh: Al Jupri
Judi (judi), menjanjikan kemenangan
Judi (judi), menjanjikan kekayaan
Bohong (bohong), kalaupun kau menang
Itu awal dari kekalahan
Bohong (bohong), kalaupun kau kaya
Itu awal dari kemiskinanJudi (judi), meracuni kehidupan
Judi (judi), meracuni keimanan
Syair lagu diambil dari sini. Sedangkan gambar diambil dari sana.
Bagi penggemar lagu-lagu dangdut, saya yakin akan mengenali syair lagu tersebut. Ya, syair lagu tersebut diciptakan dan dinyanyikan oleh raja dangdut kita, Rhoma Irama. Lagu ini begitu populer di telinga kita dari dulu dan mungkin juga hingga sekarang.
Terlepas apakah kita menyukai lagu-lagu dangdut ataupun tidak, tidak jadi soal apakah kita penggemar Rhoma Irama atau bukan, saya yakin bagi kita yang masih mempunyai hati nurani tentu akan sependapat dengan isi dari syair lagu ciptaan sang satria bergitar itu. Ya, kita akan sepakat bahwa judi itu lebih banyak menimbulkan kerugian ketimbang manfaat yang didatangkannya. Karena itu tak heran kenapa agama (Islam) secara tegas mengharamkan perjudian.
****
Ngomong-ngomong tentang judi, sebetulnya, saya tidak punya cukup pengetahuan tentang hal ini. Saya tidak tahu pasti apa judi itu. Saya tidak tahu pasti bagaimana proses perjudian itu. Karena itu, dengan tidak malu-malu, saya pun membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia di dunia maya ini.
Menurut sang Kamus, judi berarti permainan dengan memakai uang atau barang berharga sebagai taruhan. Contoh judi itu, misalnya judi Togel.
Dari pengertian yang saya baca dari Kamus tersebut, saya bisa sedikit mengerti tentang judi. Judi itu ternyata permainan, sebuah game, dengan taruhan berupa benda-benda berharga (uang atau harta benda lainnya).
Pura-pura ga ngerti beneran. Padahal emang ga ngerti….
Sedangkan tentang contoh judi, dalam hal ini Togel, saya punya cerita dari seorang teman. Begini kira-kira ceritanya.
Sebut saja nama teman saya itu Tedy. Dia bercerita bahwa, sewaktu dia nganggur tidak punya kerjaan, seperti kebanyakan pemuda lainnya sering nongkrong-nongkrong tidak karuan di pos kamling.
Bila kebanyakan orang-orang yang nongkrong itu kerjaannya tidak karuan, seperti ngobrol-ngobrol dan main kartu (remi), Tedy sedikit berbeda. Ya, walaupun seringkali dia ikutan nimbrung bermain kartu, tapi kalau lagi males, dia cuma ikutan nongkrong dan sibuk sendiri mengisi TTS (Teka-Teki Silang) dan TTA (Teka-Teki Angka).
Suatu ketika, saat Tedy males main kartu ada temannya yang tertarik melihat apa yang dikerjakannya.
Temen Tedy: “Ngerjain apaan sih?”
Tedy: “Ah biasa, teka-teki angka…”
Temen Tedy tertarik menyaksikan apa yang dilakukan Tedy. Melihat Tedy berhasil memecahkan teka-teki angka, sang teman makin tertarik.
Temen Tedy: “Wah kamu bisaan ngerjainnya. Gemana sih?”
Tedy: “Ah biasa aja kok..”
Temen Tedy: ” Kalau saya sih belum tentu bisa lho mecahin teka-teki itu.”
Tedy: “Ah masa sih? Itukan biasa aja, pake matematika biasa.”
Temen Tedy: “Ngomong-ngomong, tahu ga Ted? Mecahin teka-teki angka itu mirip ngecak nomor Togel lho….”
Tedy: ”
“
Temen Tedy: “Kayaknya, kalau kamu ngecak nomor Togel, kamu bakalan bener terus deh….. Soalnya, ngecak nomor Togel juga sepertinya pake matematika.”
Tedy diam saja. Asyik ngerjain teka-teki angka yang lain. Tedy berhasil memecahkan teka-teki angka yang lainnya. Melihat hal itu, temen Tedy makin penasaran ingin bisa menyelesaikan teka-teki angka. Dia berharap kemampuannya nanti bisa dipakai untuk ngecak nomor Togel.
Tedy: “Ngerjain teka-teki sama ngecak Togel itu beda dong…. Togel mah cuma untung-untungan.”
Temen Tedy: “Kayaknya sama deh…”
Penasaran ingin bisa ngerjain teka-teki, sang teman pun ikutan ngerjain teka-teki. Satu teka-teki yang ingin dipecahkannya itu seperti berikut ini.
Suatu bilangan terdiri dari empat angka. Angka pertama nilanya sama dengan angka kedua ditambah angka ketiga. Angka pertama juga sama nilainya dengan angka keempat ditambah satu. Begitupula angka kedua ternyata nilainya sama dengan angka ketiga ditambah satu. Bila angka keempat sama dengan dua kali angka ketiga, maka berapa bilangan (empat angka) tersebut?
Berdetik-detik, bermenit-menit, hingga satu jam lebih Temen Tedy belum bisa juga menyelesaikan teka-teki tersebut.
Temen Tedy: ” Gemana nih Ted… kumaha yeeeeeeeeeeeeeeeeeeeuh? (Gemana niiiih?)”
Tedy: “Ha ha ha ha ha… moal dibejaan (ga akan saya kasih tahu.)”
Mendengar Tedy dan temennya ribut-ribut teka-teki dan Togel, temen-temen yang lain berhenti main kartunya. Bubar! Mereka tertarik belajar memecahkan teka-teki angka tersebut. Tapi tetep saja mereka belum bisa memecahkannya.
Tedy hanya senyum-senyum dan sedikit tertawa menyaksikan temen-temennya sibuk mecahin teka-teki angka tersebut.
Sementara temen-temennya sibuk, Tedy memecahkan teka-teki tersebut di selembar kertas seperti berikut ini.
Misalkan bilangan itu adalah
.
dan
.
Dan seterusnya, sengaja tidak ditampilkan di sini!
Lanjutkan sendiri ya? Gampang kok…
Nah, berhasilkah teman-teman Tedy memecahkan teka-teki angka tersebut? Silakan tidak usah nunggu lanjutan ceritanya!
=======================================================
Nah, segitu dulu ya perjumpaan kita kali ini. Sampai ketemu lagi di tulisan mendatang. Mudah-mudahan ada manfaat yang bisa dipetik dari artikel ini. Amin.
Catatan: ngecak = ngutak-atik
Judi (judi), menjanjikan kemenangan
12 Comments
March 17, 2008 at 1:12 am
pertamax?
_______
Al Jupri: Iya…
March 17, 2008 at 2:12 am
Wah, kalau dengar Rhoma Irama jadi ingat teman saya yang namanya Budi. Soalnya aku sering mennyanyi:
huehehehe…..
**ditimpuk sama seluruh orang yang namanya Budi,
termasuk yang ini.Btw, aku udah menyelesaikan persoalan TTA-nya nih, pakai persamaan eliminasi ya?? Tapi kok hasilnya kayak bilangan biner gitu seh! Apa aku yang salah hitung ya??

_______
Al Jupri: Hahahahahahaha.. teruskan dong nyanyinya…
PEnyelesaian TTA-nya ya? Mmmm… bisa diselesaikan dengan persamaan-persamaan, bisa juga dengan nebak-nebak biasa.
March 17, 2008 at 3:52 am
Aslm….Wah pak guru matematika…. salam kenal yaa pak..?
________
Al Jupri: Wa’alikum salam. Salam kenal juga…
March 17, 2008 at 4:26 am
Sudah diotak-atik TTA-nya tapi malah gak yakin dengan jawaban sendiri. Boleh nanya jawabannya yang benar apa?
Jawabannya ya? Kasih tahu dulu dong jawabannya di sini…
_____
Al Jupri: Kenapa ga yakin? Selama jawaban itu memenuhi syarat(kondisi soal), ya berarti benar.
March 17, 2008 at 10:31 pm
mas, aku ketemunya c=d=0, maka a=b=1
tapi lupa dimana oret2anku. nanti kalo ketemu tak susulkan yah. hehehe..
________
Al Jupri: Terimakasih jawabannya. Iya deh saya tunggu oret-oretannya…
March 18, 2008 at 5:37 am
judi itu tidak haram pak, yang haram kalau main judi =))
Kalau yang tidak main tapi nyediakan tempat judi gemana?
_______
Al Jupri:
March 20, 2008 at 11:38 am
Alhamdulillah, belajar matematika lagi nich
Iyaaaaaaaa…
_______
Al Jupri:
March 20, 2008 at 6:48 pm
bentar ambil kertas ma pensil buat ngerjain tuh soal. jawabannya besok klo saya sempat buka internet lagi yah…(padahal hampir pingsan gara2 liat matematika)
_______
Al Jupri: Tapi ga pingsan kan?
March 29, 2008 at 12:28 am
Pakai Teori peluang kali untuk mencari nomer yang bakalan keluar. tapi… teori peluang mungkin akan sedikit beda dengan teori Togel. Hehehehe..
Jadi gemana duong….
_______
Al Jupri: Iya, saya ga tahu ttg togel…
June 5, 2008 at 2:16 pm
Lumayan juga ceritanya menarik,…. dan benar bahwa judi,togel itu diharamkan heeeee,…
September 28, 2008 at 4:30 am
Menurutku cuma ada 4 kemungkinan…
1. 3212
2. 5324
3. 7436
4. 9548
Mohon tanggapan….
_________
Al Jupri: Makasih jawabannya. JAwabannya banyak kemungkinan kok mas.. silakan lihat pembahasannya di sini! Klik saja yang ini, okey?
January 13, 2009 at 8:10 am
Rekan2 yg ingin bermain togel secara online, silahkan klik url dibawah ini:
http://www.asianogel.com/register.asp?reff_i=kucing
salam sukses selalu.