Oleh: Al Jupri
Langsung saja, silakan baca anekdot* berikut ini!
At a natural history museum a visitor asks the porter how old the dinosaur exhibit is. The porter answers: “70 million and 4 years.” He continues when he sees how surprised the visitor is: “Yes, because when I started working here four years ago, they told me the dinosaur was 70 million years old…”
Hahahahahaha…
Entahlah, saya tidak tahu apakah Anda tertawa atau tidak setelah membaca anekdot tersebut. Tapi yang jelas, saya ngakak dibuatnya.
Awalnya, setelah puas ngakak, timbul ide untuk mengadaptasi anekdot tersebut menjadi sebuah cerita fiktif dengan tokoh si Tom seperti biasanya. Namun, setelah dipikir-pikir, dibayang-bayang, saya tak bisa melanjutkannya karena tak didukung oleh pengalaman yang saya miliki. Ya, saya tak punya cukup pengalaman yang bisa dijadikan sebagai gambaran bagaimana bercerita tentang museum purbakala, apalagi tentang museum yang mengkoleksi fosil dinosaurus.
Tak bisa lanjut membuat cerita, bukan berarti saya menyerah! Saya berusaha membaca beberapa tulisan, di dunia maya ini, yang bisa mendukung imajinasi saya. Dengan cara ini, saya berharap ada tambahan pengetahuan yang bisa digunakan untuk melanjutkan imajinasi dalam bercerita. Tapi aneh, kali ini saya tak mampu untuk melanjutkannya, saya tak sanggup menulis cerita. Saya mentok!
Mentok bercerita, bukan berarti saya pasrah dan tak menulis apa-apa! Saya ganti ide membuat cerita dengan menerjemahkan anekdot tersebut dalam bahasa Indonesia. Tapi, ketika mulai menterjemahkan, ketika beberapa kata sudah saya ketikkan, saya merasa tidak puas! Saya khawatir bila anekdot tersebut diterjemahkan, malah tidak lucu lagi alias garing!
Karena itu saya memutuskan untuk tidak menterjemahkannya. Ya, saya kutip saja!
Setelah berhasil mengetikan anekdot tersebut, mulanya saya akan langsung menganalisis kandungan matematika yang ada di dalamnya. Dan tentunya menyajikannya di hadapan Anda. Tapi setelah ingat-ingat, selama ini, ternyata saya terus-terusan yang menyajikan ide-ide matematika di artikel-artikel yang ada di blog ini. Saya berpikir, hal ini kurang baik. Karena bila terus demikian, berarti para pembaca cenderung pasif menerima. Karena itu, akhirnya saya memutuskan, kali ini giliran pembaca sekalian untuk menggali kandungan matematika yang ada di dalam anekdot di atas.
Selamat menggali! Dan saya tunggu hasil galian Anda.
=======================================================
Mudah-mudahan ada manfaat yang bisa diambil dari artikel ini. Amin.
=======================================================
Catatan: *Dikutip dari: Van den Heuvel-Panhuizen, M. (2001). Children Learn Mathematics. Utrecht: Freudenthal Institute, Utrecht University, The Netherlands.
17 Comments
February 21, 2008 at 5:56 am
Wah pertamax dulu aja nih ya! Hehehe.. Komen seriusnya nanti malam aja ya, lagian sekarang aku lagi online dari Norwegia nih sambil nungguin pesenan makan siang nih!
_________
Al Jupri: Iya.
February 21, 2008 at 7:06 am
Norway or “Norway” nih Mas Yari ?
]
Kelihatannya berdua lagi pada jenuh nulis sampai maksain diri nih [sampai Math bilang kita-kita sebagai pembaca cuma pasif
Sampai sekarang sih belum kepikiran lebih dalem lagi kandungan matematika diartikelmu ini Math, selain relativitas umur dinosaurus, yang jawabannya bisa mengacu ke teori logika waktu SMA dulu, cmiiw disini pendekatannya pakai “atau” mungkin ya?
cheers!
_________
Al Jupri: Maksud relativitas umur Dinosaurus itu apa dan bagaimana?
February 21, 2008 at 11:23 am
wah, belum bisa komen juga nih pak jupri, halah. yang penting disave dulu. maklum barusan pulang dari semarang, hiks.
_________
Al Jupri: Wah sibuk terus nih Pak?
February 21, 2008 at 11:52 am
Hmmm….. analisis kandungan matematikanya gimana ya?? Halaah…. kok lagi ‘down’ begini malah disuruh menganalisis seh! Hehehe….
Ya udah yang sederhana aja…….
70 juta tahun = 70 000 millennium, kalau dijadiin detik berapa yaa?? (mari main2
lagi sambil bernostalgia hehehe…..)
Nah… sudah segitu aja…hehehe…. sebenernya sih perhitungannya sederhana cuma karena udah kangen sama
jadinya analisisnya agak dipaksa2in deh! hehehe…. 
? Ok deh silakan…
Terimakasih atas hasil penggalian matematikanya…
_________
Al Jupri: Wah kangen ya sama
February 21, 2008 at 11:53 am
ooops satuan ‘detik’nya di akhir perhitungan lupa dicantumkan.
_________
Al Jupri: Iya.
February 21, 2008 at 12:26 pm
Menggali singkong sepertinya lebih enjoy daripada menggali matematika. hehehe
_________
Al Jupri: Iya. Nyabutin singkong ya mr Kurt? Ke mana aja nih jarang kelihatan?
February 21, 2008 at 1:52 pm
wah, rumit juga tuh. saya jadi pingin iseng bertanya juga sama pak jupri, hehehehehe
kalo si porter bilang dia bekerja di musium itu 4 tahun yang lalu, dinosaurusnya berumur 70 juta tahun, berapakah umur si pengunjung itu sekarang? wakakakaka ….. *komen ngaco! ndak nyambung, ya, pak? hehehehe
namanya juga iseng*
_______
AL Jupri: Wakakakakakak… berapa tahun ya?
February 21, 2008 at 2:56 pm
Hehehe.. tapi si porter itu ada benarnya juga, kan..
. Kata dosen saya kalau pengukuran/perhitungan ilmiah hasil nilainya tidak meleset lebih dari 2%, maka dianggap betul.
_______
Al Jupri: Oooo gitu ya? Di kuliah metode numerik ya?
February 21, 2008 at 3:20 pm
analisis saya gini nih :
sok mikir
oh itu ya …. anu ……
eureka
saya tahu saya tahu ….
itu 70 + 4
gubrag
_______
Al Jupri: Kang, makasih analisisnya… *gedubrak* juga..
February 21, 2008 at 11:27 pm
Haha …

*tertawa terpingkal-pingkal seperti yang dilakukan Pak Jupri*
Itu mengingatkan kita bahwa umur senantiasa bertambah (pada jumlah) namun berkurang dalam esensi. Orang juga bisa begitu kali ye! Kalau usia meninggalnya terus bertambah.
Umurnya setelah meninggal juga ternyata bertambah. *Kali … *
________
Al Jupri: Jadi, analisis matematikanya apa nih?
February 22, 2008 at 12:41 am
tadinya mo ikutan analisis matematika, tapi yang tak tangkap cuma operasi penjumlahan bilangan bulat. duhh, lagi pusing, tambah pusing ne……
________
Al Jupri: Kalau lagi pusing, ga usah maksain dong mba…. Kapan-kapan aja komen yang seriusnya kalau udah ga pusing.. balik lagi ya…
February 22, 2008 at 1:06 am
Anekdotnya OK, kalau analisis matematikanya, nyerah deh. Jadi penikmat aja kalau soal matematika Kang. Boleh ya?
__________
Al Jupri: Ya gpp. Yang penting bisa menikmati…
February 22, 2008 at 2:22 am
Yang saya tangkap yo cuma
70 juta tahun pada 4 tahun lalu.
Lha kalau sekarang ya umurnya 70.000.004 tahun.
Gitu ya?
*gak mudeng aku Pak!*
________
Al Jupri: Ya gpp… padahal kalau saja saya ungkapkan apa yang saya pikirkan, sepertinya, analisisnya sangat sederhana… tapi saya lagi males nih..
February 22, 2008 at 4:57 am
Apakah pada saat porter pertama kali mengetahui umur Dino tsb bertepatan dengan tahun keluarnya hasil perhitungan umur Dino? disini ada informasi yang tidak jelas (namanya juga anekdot), sehingga bisa dikatakan umur 70m yrs + 4 yrs itu relatif terhadap waktu pertama kali porter diberitahu mengenai umur Dino. Jadi jawaban porter tersebut bisa jadi salah dan bisa jadi benar.
*ada gak ya kalimat yang lebih sederhana buat jelasin maksud saya ini?*
________
Al Jupri: Ooooo gitu ya?
February 25, 2008 at 2:50 am
lucu soalnya si porter menggunakan penjumlahan yg simpel..70 jt tahun ditambah 4 tahun dia bekerja..haha..
August 2, 2008 at 2:35 am
wah blm bisa komentar, krn saya lg bingung jg , saya jg lg mengerjakan soal2 yg dikasih ama guru saya. kpn2 deh aku coba ama guruku ngga apa2kan kalau tanya ama guruku
August 2, 2008 at 2:38 am
maaf kurang dikit dicoba ada tanya nama jg lg bingung