Oleh: Al Jupri
Cantik itu relatif! Jelek itu mutlak! Begitulah perkataan populer yang sering kita dengar atau ucapkan bila membicarakan tentang cantik tidaknya seorang wanita.
Perkataan tersebut menurut hemat saya terbagi dua macam (sedikit ngarang sih). Yang pertama yaitu cantik yang relatif-subyektif. Dan yang kedua yaitu cantik yang relatif-obyektif. Apa bedanya?
Bila saya mengatakan, “Pacar saya cantik!” Anda belum tentu setuju dengan pernyataan saya. Atau bahkan tidak setuju sama sekali. Mungkin bagi Anda pacar saya itu biasa saja, alias tidak cantik. Itulah contoh dari perkataan cantik yang relatif-subyektif. Dikatakan relatif karena tergantung dari sudut mana saya memandang. Dan dikatakan subyektif karena ada pengaruh emosi pribadi yang belum tentu sama dirasakan oleh orang lain.
Nah, sekarang coba perhatikan gambar* berikut ini!



Bila saya mengatakan, “Zaskia cantik!” Walaupun mulanya bersifat subyektif, tetapi saya yakin (kebanyakan dari) Anda akan setuju dengan pernyataan saya barusan. Walaupun mungkin ada juga yang mengatakan bahwa dia itu biasa saja. Itulah contoh perkataan “cantik yang relatif-obyektif.” Dikatakan relatif karena tergantung dari segi apa kita menilai cantik tidaknya si Zaskia itu. Dan dikatakan obyektif karena kenyataannya memang dia cantik, di mana tak hanya penilaian emosi pribadi saya saja yang mengatakan itu, tetapi kebanyakan orang lainpun menyetujuinya secara jujur tanpa paksaan.
Memang sih bila dipikir-pikir sulit juga membedakan antara cantik yang relatif-subyektif dan cantik yang relatif-obyektif. Karena keduanya memang relatif.
Serupa dengan pembahasan relatif tidaknya kecantikan seorang wanita tadi, dalam matematika pun ada yang mengatakan bahwa permasalahan-permasalahan (soal-soal) matematika itu mempunyai kecantikan tersendiri. Dan kecantikannya itu pun relatif.
Contohnya begini. Dulu, ada seorang teman saya yang pandai matematika, yang bila diminta membuat soal untuk persiapan ujian siswa SMA, dia selalu membuat soal setipe soal berikut ini.
Soal: Bila
dan
adalah akar-akar dari persamaan
maka nilai dari
.
Saya yang memperhatikan soal-soal buatannya jadi hafal betul dengan tipe soal tersebut. Karena itu saya jadi ingin tahu alasan temen saya itu, kenapa dia selalu membuat soal tipe itu? Ketika pertanyaan tersebut saya ajukan, teman saya cuma mengatakan bawa soal tersebut “cantik!”
“Cantik apanya?” tanya saya penasaran.
“Cantik cara penyelesaiannya,” begitu jawabnya.
“Masa sih?” tanya saya lagi.
“Coba saja kamu selesaikan!” pinta dia.
Saya, yang sebelumnya belum pernah menyeleseaikan soal tersebut, dengan segera mencobanya. Ternyata memang bila kita belum tahu trik menjawab soal tersebut, maka akan kerepotan menjawabnya.
Nah kata teman saya, cara atau trik untuk menjawab soal itulah yang membuatnya “cantik”. Makanya dia begitu terpesona akan kecantikan soal tersebut dan selalu berusaha menyajikan buat murid-muridnya.
Apakah menurut saya soal tersebut cantik? Hmmmh.. menurut saya sih biasa saja!
Dan jujur saya bisa katakan, bagi siswa SMA (yang tidak gemar matematika) soal tersebut bisa dikatakan sulit. Mungkin karena sulitnya itulah teman saya mengatakan bahwa soal tersebut cantik. Ya, ibarat kita yang kesusahan menaklukkan wanita cantik.
Ah aya-aya wae….
=======================================================
Ya sudah segitu saja dulu ya untuk perjumpaan kita kali ini. Sampai jumpa di artikel berikutnya. Mohon maaf baru hari ini saya bisa mengisi blog ini lagi karena kemarin-kemarin saya sedang berkonsentrasi menghadapi ujian di dunia nyata (maklum mahasiswa sih). Mudah-mudahan artikel ini ada manfaatnya. Amin.
=======================================================
Catatan: *Gambar artis yang namanya Zaskia, diambil dari sini!
38 Comments
January 19, 2008 at 3:57 pm
vertamax dulu aaaah!
________
Al Jupri: Hahahahaha……..
January 19, 2008 at 4:16 pm
Ya….. vertamaxnya KKN karena kebetulan kita lagi chatting huehehehe……
Menurut saya memang benar, cantik disebabkan karena berbagai faktor, kalau kita jatuh cinta maka yang biasa2pun akan kelihatan cantik (tapi foto di atas cantik beneran loh, bukan basa basi tapi memang begitulah adanya)
Dan juga dalam kasus lain, soal yang sulit dan tidak bisa atau kurang umum jalannya bisa disebut cantik.
walaupun masih lebih cantik selingkuhan sayawakakakak…..Kasus lain dalam bidang lukisan,
orangseniman bilang lukisan abstrak itu cantik atau indah, kita percaya aja, padahal menurut saya lukisan abstrak koklebih banyak jeleknyaya! Huehehehe…… Atau anak kita cantik……karena kita udah capek2 bikin siang malem sambil merem melekbiar hasilnya pas2an (emangnya rapor wakakakak……) tetep aja dibilang cantik (atau ganteng)Jadi kesimpulannya emang betul cantik memang sangat tergantung dari unsur subyektif, namun tentu tidak 100% subyektif, beberapa bagian daripadanya juga obyektif, hanya kadar kecantikannya berbeda dari sudut setiap orang, tergantung situasi dan mood orang tersebut. Ya kan?
keduanya.
________
Al Jupri: Iya setuju. Bila kita jatuh cinta pada seseorang, walaupun bagi orang lain jelek, tapi bagi kita dia tetap saja cantik. Oh, iya. Walau relatif subyektif, tetap saja ada unsur obyektifnya. Begitupun, walau relatif obyektif, tetep saja ada unsur subyektifnya. Makanya saya katakan agak susah membedakan keduanya.
January 19, 2008 at 8:28 pm
yay!! jadi juga ketigaxnya!!
meskipun telah terjadi fatal blunder, tetep mau njawab. jawabannya
duaempat kan mas? hehehe…kapan-kapan kirim foto aahh….. biar di upload ke blog kyk Zaskia yg cantik. hehehe……
*genit mode : on*
________
Al Jupri says: Mana nih fotonya?
Ntar saya upload deh, saya bandingin sama foto Zaskia…
Hahahahaa…… January 20, 2008 at 10:19 am
Setuju Pak..
emang kalo orang yg itung-itungan atau orang matematika semua relatif, termasuk sebuah kecantikan…salam kenal pak
_______
Al Jupri says: Iya terimakasih sudah berkunjung di sini. Salam kenal juga…
January 20, 2008 at 10:45 am
Salam kenal pak…
saya seorang siswa SMA yg cinta matematika…
Lo mnurut saya sih soal itu biasa aja, yang cantik mnurut saya thu soal2 problem solving.
BTW prnah mbina anak buat olimpiade matematika gax pak?
________
Al Jupri says: Salam kenal juga.. eh siswa SMA mana?
January 20, 2008 at 12:13 pm
waduh…kalo soal rumus-rumus menurut saya nggak ada yang cantik tuh..
tapi memang betul. cantik itu relatif. tergantung dari penilaian orang-orang…
Sama halnya menilai kecantikan seorang wanita.
_________
Al Jupri says: Rumus-rumus ga ada yang cantik ya? Hahahaha… makanya saya katakan relatif.. tergantung siapa yang menilainya..
Eh, btw, Chika cantik ga ya?
January 20, 2008 at 6:54 pm
duh anak ips mampir
semua soal cantik semua, tinggal dipermak aja di body shop?
_______________
Al Jupri says: Iya terimakasih. Salam kenal nih…
January 20, 2008 at 10:01 pm
Ternyata cantik itu ada rumus matematikanya juga ya.
Ya, cantik itu relatif. Tak perlu cantik sih sebenarnya yang penting menarik
_________
Al Jupri says: Ya setuju mba…. menarik itu perlu. Apalagi kalau dibarengi cantik.
January 21, 2008 at 3:04 am
Hwaa…
pak jupri bicara soal cantik ….
yupZ!
btw, kemaren-kemaren aku mo tanya kok pak jupri istirahat posting,
ku pikir2 sendiri,
paling2 ujian
ternyata bener.
dah selesai ya pak?
aku juga baru selesai ujian koq.
pusingnya masih ne
____________________
Al Jupri: Btw, mau nanya apa nih? Siapa tahu saya ga bisa jawab.
January 21, 2008 at 4:32 am
Wah ternyata Pak Aljupri ini berusaha menghubungkah antara nilai-nilai estetika dan ilmu matematika (koq belakangnya sama-sama”tika” ya??)
Buat saya yang suka dengan ilmu matematika, mungkin saya sepakat dengan Bpk mengenai cantiknya rumus itu. tapi apa semua orang berpikir hal yang sama? I don’t think so…
Menurut saya cantiknya matematika itu disebabkan keteraturan yang ada di dalamnya. segalanya serba sistematis dan memiliki pola. Satu lagi, bahwa matematika adalah ilmu pasti yang bersifat tegas. Tidak ada keraguan dalam menjawab soal-soal matematika adalah suatu kesuksesan seorang pecinta matematika.
___________
Al Jupri: Hmmmh… menurut saya sih, matematika tak semuanya pasti… banyak hal yang belum bisa secara pasti dapat diselesaikan dengan matematika. Bahkan yang dikatakan pasti dalam matematika itu pun relatif, tidak mutlak! Ya, relatif gitu deh…
January 21, 2008 at 6:39 am
waduhh… klo masalah cantik no comment deh….
Yang penting saya bisa dapetin istri yang cantik dan menarik + berilmu… Hmmm “Bidadari” dunia tuh
___________
Al Jupri: Heheheehe….
January 21, 2008 at 10:49 am
SMA Negeri 1 Majenang Pak, kab. Cilacap
Punya materi n soal2 Olimpiade matematik ga Pak?
lo punya boleh donk saya minta?
_________
Al Jupri: Punya, tapi dalam bentuk buku biasa…..
January 21, 2008 at 11:31 am
Bung jupri……ini ada tambahan sebutan…….permainan cantik…..pemandangan cantik…lukisan cantik…..jawaban cantik…..mobil cantik…..suaranya cantik…..strategi-taktik cantik….dsb…….artinya cantik yang milik perempuan itu bisa bermakna “wah”, aduhai, “wow”,…… ada aura kagum, puja-puji, dan pesona terhadap sesuatu…..coba padanan cantik pada kata-kata itu diganti dengan “ganteng”…akan aneh terdengarnya…..misalnya permainan ganteng….pemandangan ganteng…dst….
MEmang cantik identik dengan wanita, keindahan, kekaguman. Misalnya bila kita jatuh cinta pada seorang wanita, maka biasanya kita tak segan untuk menyatakan bahwa yang kita cintai itu cantik…
Nah, kalau kata “cantik” diganti ganteng… nanti aneh dong… hahahaha…
_____________
Al Jupri: Ya setuju Prof. Terimaksih atas tambahannya.
January 21, 2008 at 1:07 pm
cantik? emang bener pak jupri, bukan relatif lagi, melainkan super-relatif, hehehehe
kalok saya melihat kecantikan justru dari inner beauty-nya. konon tampilan fisik malah lebih sering menjerumuskan mata seorang pria ketimbang berada di jalan yang lurus. *halah*
jangan2 pak jupri sedang jatuh cinta nih, hehehehe
*maaf, pak, hanya bercanda, kok*
BTW, tiba2 pak jupri kok jadi suka ngomongin soal kecantikan, yak? saya jadi curiga, hehehehe
____________
Al Jupri: Ya betul Pak. Cantik tidaknya sesuatu itu relatif. Hmmmh kalau cantik secara fisik, memang terkadang menipu. Tapi kalau cantik segalanya, cantik fisiknya, prilakunya, dlsb.. nah itulah yang dicari dan didamkan… btw, tapi ga mudah ngedapetin yang cantik segalanya…
Hahahaha… tau aja…January 21, 2008 at 3:35 pm
mana dunk hasil mencobanya?
__________
Al JUpri: Silakan kamu kerjakan dulu aja.. nanti kamu lapor deh ke saya kalau udah…
January 22, 2008 at 5:52 am
ga punya yang pdf pak?
saya butuh banget, soalnya saya pengin banget bisa lolos OSN taun ini pak, ada tips n trik buat menghadapi olimpiade ga pak?
_______
Al Jupri: Iya nih, ga punya yang PDF nya. Mudah-mudahan berhasil OSN nya ya…
January 22, 2008 at 9:26 am
Pokok nya jawabannya 4
*saya hanya bilang pokoknya lho, caranya ya cari sendiri*
_________
Al Jupri: Terimakasih jawabannya…
January 22, 2008 at 9:59 pm
ikutan baca si cantik…
____________
Al Jupri: Iya silakan mba/bu…
January 23, 2008 at 12:31 am
Tulisannya juga cantik, sayangnya gambar Zaskia-nya gak kelihatan. Di sini lagi fakir bandwith..
________
Al Jupri: Hahahaha.. cantik lho gambar Zaskianya…
January 23, 2008 at 6:44 am
tapi ibu saya bilang saya ganteng.. itu mutlak karna ga’ boleh membantah kata2 ibu!!
January 23, 2008 at 6:46 am
tapi ibu saya bilang saya ganteng.. itu mutlak karna ga’ boleh membantah kata2 ibu!!
_________
Al Jupri: Iya…
January 23, 2008 at 7:16 am
ga tanya apa-apa kok,
cuma mo tanya
kok pak jupri istirahat posting?
Ujian ya?
dah di jawab disini
ya ga jadi tanya
He…..
__________
Al Jupri: Ooooo.. kirain mau nanya apa…
January 23, 2008 at 8:35 am
O, ow, ternyata lagi kasmaran ya? He he, selamat ya dah menemukan teman hidupnya. Btw… kok jadi jarang update sih tulisannya. Sibuk banget ya?
__________
Al Jupri: O,ow saya ketauan… hahahaha…
January 23, 2008 at 10:50 am
makasih pak, oh ya sudilah bapak berkenan mampir ke blog saya…
______
Al Jupri: Udah, saya udah mampir…
January 23, 2008 at 2:50 pm
aku tunggu tulisan selanjutnya yach….
Saya udah lihat-lihat blognya, bagus…
seneng bisa belajar matematik, dengan bacaan yang menarik…
kapan aku bisa buat blog yang menarik juga ya…
__________
Al Jupri: Sabar ya….
January 24, 2008 at 12:49 am
Yang paling cantik itu, Sampeyan kembali ke jalan yang lurus, jalan yang benar … ngeblog … he he he
_________
Al Jupri: Tenang Pak, segera saya akan kembali…
January 24, 2008 at 4:18 am
Wah beda ya kalo yang menjawab ahli filsafat matematika. kaya-nya ilmu saya belum sampe situ nich…
Tolong perjelas maksud dari “Bahkan yang dikatakan pasti dalam matematika itu pun relatif, tidak mutlak! ”
__________
Al Jupri: Contohnya bisa dilihat di tulisan ini! Klik aja!.
January 24, 2008 at 10:32 am
Hemmm, konsentrasi untuk mencerna tuilisan prof. al-Jufri terpecah. Karena ada Zaskia Mecca menghalangi pandangan saya dari tulisan selanjutnya.
Ah, serelatif apapun kecantikan Zaskia, saya tetap akan menerima apa adanya, suka maupun duka. Sekarang, besok dan selamanya. Insya Allah.
Wakakakakakak… *
*dijitak*
________
Al Jupri: *Masalahanya, Zaskianya mau engga sama Pak Ram-Ram…
January 25, 2008 at 2:39 am
Wah, kalo cerita itu mah bukan kepastian yang relatif. tapi pertanyaan si kakek yang kurang jelas.
kalau saja kakek tadi bilang tentang jam-jaman, pasti si anak bisa menjawab pertanyaannya.
_________
Al Jupri: Hmmmh, contoh cerita yang dibaca kang A. J.W. itu hanya sebuah contoh nyata yang saya ambil sebagai sampel (mungkin kurang representatif). Tapi, bila kita belajar aljabar abstrak misalnya, di situ kita akan merasakan betapa relatifnya matematika. Tak pasti, tergantung bagaimana kita mendefinisikan sesuatu.
Saya bisa saja memberi contoh sebanyak yang saya mau, tapi ntar kebanyakan deh…
January 25, 2008 at 3:33 pm
kecantikan rupa itu tergantung nilai-nilai / sugesti awal yang ditanam sejak kecil saya rasa. kulit kuning atau putih, hidung mancung, bulu mata lentik, dll. kalo rasa *halah* mungkin gak jauh beda lagi…
*kabuuuuuuuur*
_____________
Al Jupri: Mmmmh maksudnya rasa apaan nih? Maklum belum pengalaman nih.. jadinya belum tahu… hahahaha…
*yang kabur dilempar pake sendal.. *January 26, 2008 at 7:36 am
Kecantikan yang
di luar kebiasaanseperti punya Zaskia itu gak bisa dibandingkan sama kecantikan soal matematika yang ditampilkan berikutnya. Karena kecantikan Zaskia bisa langsung dinikmati, tapi kecantikan soalnya masih mumet tuk dicari_______
Al Jupri: Iya juga ya? Eh, tapi mungkin bagi penggemar matematika kecantikan suatu soal itu dpat langsung dinikmati, sama halnya seperti kita mudah menikmati
cantiknya Zaskia. Hehehehe..January 26, 2008 at 8:28 am
canti…..k??kalau da yang bilangan saya cantik menurut saya to ? besar antara benar dan bohong
___________
AL Jupri: Iyaaaaaaaaaa…
January 27, 2008 at 12:09 pm
betul, cantik itu relatif…
)
tapi katanya jelek itu mutlak
tipe soal itu banyak banget keluar di soal2 sma yah… apa karena kecantikannya para pembuat buat soal itu, seperti yang dijelaskan pak aljupri??
*sokmikirmikir*
______
Al Jupri: Mungkin iya… saya juga belum tahu. Saya sering ngelihat soal semacam itu dibuat teman-teman saya. Jadinya saya hafal betul tipe soalnya..
January 28, 2008 at 5:24 am
assalamu’alaikum…
sepakat kalo cantik itu relatif…
tergantung dari sudut pandang mana kita melihat…
but mathematic is so beautifully
matematika itu selalu cantik……
baik dari solanya ‘n cara penyelesaiannya
bukankah matematika itu slalu bikin penasaran?
sama halnya dengan cantik….dia selalu bikin orang penasaran..
(he..he..he… koment nya ngawur)
maaf ya kalu aneh, tapi bukan berarti yang nulis nggak aneh lho..!!!!!!!
oh ya.. saya termasuk penggemar matematika lho jadi saya suka matematika dalam bentuk apapun apalagi dikemas dengan cerita yang unik ‘n menarik
terima kasih ya om jupri..
cerita dari om jupri membuat saya makin sayang sama matematika….
wassalamu’alaikum
_______
Al Jupri: Wa’alaikum salam. Ya terimakasih atas komentarnya. Semoga makin sayang sama matematika.
January 29, 2008 at 11:41 am
Setelah membahas deret kelinci, lalu tentang relativitas kecantikan…
mmm… ini hint…
Bener juga kata mbak Hanna
______
Al Jupri: Mmmmh… hint apa ya mba? *pura-pura mikir… *
January 31, 2008 at 5:09 am
Beneran..
Gw baru th tntng deret fibonacci,,
yaaahh….
selama ini cuma th doang, tp gak th sejarahnya gimana…
Keerreeeen oiii…….
February 2, 2008 at 1:50 am
semua ciptaan Tuhan cantik, cuma kadang mata kita ketutupan kotoran banyak banget… yang keliatan cantik pun jadi ngga cantik…
tapi dulu ada cerita si cantik dan si jelek yang mandi bareng di sungai, sayang si jelek nya usil selesai duluan dan kabur memakai pakaian si cantik, nah kan jadi kebalik tuh.. mata kita jadi susah membedakan mana yang cantik beneran luar dalem dan mana yang cuma pake topeng…
salam kenal mister jupri….
September 15, 2008 at 6:51 am
kamu memang cantik dan aku juga suka sama kamu tapi sayangnya kamu belum nikah kenapa……….. eh boleh minta nomor HPnya……..??? kirim ke imail ku secepatnya plus dengan foto kamu……???
kalau tidak dikirim berarti hatimu tidak seputih kulitmu………!!!!!!