Oleh: Al Jupri
Buuuuetul! (Sangat benar maksudnya!) Masih banyak guru yang nggak mau belajar, wong dia merasa sudah pinter. Gak jauh-jauh nih, teman-teman guruku 60% diajak belajar dan membaca gak mau. Senengnya ngrumpi atawa pulang klo gak ada jam ngajar. Payah nih pendidikan di Indonesia klo gurunya aja kaya gini. Ada saran kang Jupri?
Sumber: Komentar dari Samy, dengan sedikit perbaikan dalam hal aturan penulisan.
Komentar tersebut saya kutip dari salah seorang komentator yang mengomentari artikel “Bacaan Ramadhan: Al Qur’an, Bahan Pelajaran, dan Koran“.
Isi komentar tersebut membuat saya cukup prihatin. Kenapa? Ya, walaupun komentar tersebut cuma kasus, tetapi sang komentator memberi sedikit informasi betapa rendahnya minat baca dari komunitas para pendidik di negeri kita; Komunitas guru yang katanya digugu dan ditiru itu; Komunitas yang katanya juga merupakan sumber ilmu. Bagaimana mereka jadi sumber ilmu bila membaca dan belajar saja tidak mau? Bagaimana mereka akan digugu dan ditiru bila membaca dan belajar saja mereka enggan melakukannya? Bagaimana? Continue reading